Andi Janji Kembalikan Uang Hasil Korupsi e-KTP

Jurnalaktual.com – Andi Naragong akhirnya mengakui terlibat dalam kasus korupsi pengdaan e-KTP yang juga menyeret nama Ketua DPR RI, Setya Novanto.

Dilansir dari cnnindonesia.com, Andi berjanji akan mengembalikan uang hasil korupsi sebesar US$ 2,5 juta. Dia juga mengakui kesalahan dengan menjalankan proyek Kementerian Dalam Negeri senilai Rp5,9 triliun itu.

“Saya sadar saya salah, saya berniat kembalikan uang yang saya terima US$2,5 juta. Saya akan kembalikan bertahap, sudah cicil US$350 ribu, karena itu uang negara. Saya mau hidup tenang,” kata Andi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (30/11).

Andi mengaku sempat mengeluarkan uang sebesar US$2,2 juta yang diberikan kepada mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman. Uang tersebut diberikan untuk kepentingan operasional Irman.

Namun, masih dikutip dari cnnindonesia,com, di tengah jalan Andi mundur. Dia pun meminta uangnya dikembalikan. Direktur Biomorf Lone LLC Johannes Marliem menyanggupi mengganti uang Andi tersebut, dengan memberikan uang sebesar US$2,5 juta.

“Marliem bersedia tapi dengan catatan jangan pakai nama kamu. Cari di Singapura, lalu saya minta Ikhsan Muda. Ditransfer US$1,5 juta dan US$1 juta ke rekening istri saya. Jadi diganti US$2,5 juta Maret atau April 2013,” tuturnya.

Andi mengaku, kekayaan dirinya yang berkaitan dengan proyek e-KTP hanya US$2,5 juta. Sementara itu, kekayaan lainnya merupakan hasil usahanya, mulai dari usaha SPBE, karaoke, properti, dan subkontraktor. (cnn/sur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *