Warga Ancam Demo Kepala Desa Jogomulyon Jika Tidak Desak Panitia Prona 

Jurnalaktual.com – Kepala Desa Jogomulyan Kecamatam Tirtoyudo Kabupaten Malang, Madra geram dengan oknum panitia prona yang berinisial SKR. Pasalnya, sertifikat tanah redist milik warga tak juga diserahkan.

“Masih ada 700 lembar serifikat yang seharusnya diterima warga desa. Sertifikat itu hasil tanah redist yang harusnya menjadi hak warga. Kami sudah menerima aduan dan laporan dari warga setempat,” katanya, Kamis (7/12).

Jumlah total sertifikat keseluruhan mencapai 1700 lembar. Sertifikat itu hasil redistribusi lahan perkebungan di Sumber Manggis sejak tahun 2004 lalu.

“Dari jumlah tersebut baru di distribusikan 1000 lembar dengan lahan seluas 417,8 hektar. Kami berharap ketua panitia beserta anggotanya yang menangani kepengurusan sertifikat desa Jogomulyan, selaku pihak panitia, segera mengambil langkah kongkrit agar tidak muncul tudingan negatif,” pungkasnya.

Tudingan itu, lanjut Madra, antara lain sertifikat masih ditahan karena biaya administrasi pembuatan sebesar Rp 2,5 juta masih mengendap di kantong panitia redist.

“Sejumlah warga ini mengeluh 700 sertifikat itu belum diterima karena belum lunasi administrasi. Seharusnya masalah administrasi bisa dibicarakan baik-baik. Sehingga tidak muncul dugaan-dugaan,” paparnya.

Warga juga mendesak Kepala Desa untuk segera menyelesaikan, jika tidak warga mengancam akan melakukan aksi demo didepan balai desa menuntut panitia redist.

“Supaya tidak ada yang dirugikan, kami berharap pihak panitia menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dulu,” lanjut madra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *