Tak Kooperatif, Setya Novanto Bisa Terancam Bui

Jurnalaktual.com – Setya Novanto mulai menunjukkan sikap tidak kooperatif dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP. Pasalnya, Novanto terus membisu saat ditanya oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor.

Selain itu, hingga siang hari ini, sidang dengan agenda pembacaan dakwaan belum dilakukan lantaran Setya Novanto mengeluh sakit hingga banyak diam saat ditanya hakim.

Gamawan Fauzi Disebut dalam Sidang Dakwaan Setya Novanto
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan pihaknya akan mempelajari sikap Setnov di persidangan. Dia menuturkan bahwa semua tersangka, termasuk Setnov berpotensi dihukum maksimal jika tidak kooperatif.

KPK saat menetapkan Setnov sebagai tersangka, menduga bahwa Novanto melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

KPK pun menyerahkan vonis hukuman Setnov kepada majelis hakim dengan beragam pertimbangan.

“Hukuman nanti hakim yang jatuhkan. Porsi KPK itu di tuntutan. Ancaman hukuman maksimal itu seumur hidup atau paling lama 20 tahun, paling sedikir 4 tahun di Pasal 2. Pasal 3 paling sedikit 1 tahun,” ujat Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (13/12/2017).

(liputan6.com / Rev)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *