Maju Pilkada, Nanda Komitmen Menjadi Ibu Bagi Warga Kota Malang

Malang – Peringatan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember tentunya memiliki makna tersendiri bagi masing-masing individu. Tak terkecuali politisi wanita yang memiliki peran ganda dalam kehidupan sehari-hari.

Ya’qud Ananda Gudban, politisi cantik peraih gelar Doktor dari Partai Hanura ini mengungkapkan betapa pentingnya keluarga bagi ibu dua anak tersebut, “Saya memiliki komitmen dalam mengatur waktu, artinya sebagai ibu biologis dari anak saya, istri dari suami, saya tentu harus punya prioritas.  Disamping saya adalah ibu non biologis dari warga Kota Malang, tahu mana yang harus di utamakan dan sebagainya,” terang Ketua DPD Partai Hanura Kota Malang tersebut, Jumat (22/12).

Merangkap ibu dan juga wanita karir, Nanda, sapaan karibnya menjelaskan jika setiap langkahnya selalu meminta ijin dan dukungan dari keluarga, “Keluarga harus jadi support utama, disitu baru diberi penjelasan dan komitmen. Kesuksesan perempuan itu didalam keluarga. Kalo dikeluarga tidak baik maka diluarpun juga tidak baik,” ungkapnya.

“Menjadi perbincangan atau komitmen-komitmen awal membuat keputusan ke ranah publik. Tetapi semua itu saya jelaskan dengan baik kepada keluarga dan mereka menerima dan mensupport dengan baik. Intinya kita tahu mana yang harus diprioritaskan lebih dahulu,” imbuh Nanda.

Ditanya perihal momen peringatan hari ibu, politisi yang saat ini maju dalam Pilkada Kota Malang 2018 mendatang dengan moto ‘Ayo Noto Malang’ menjelaskan peringatan hari ibu merupakan momen mengingat kembali jasa-jasa ibu.

“Hari ibu adalah momen untuk mengingatkan kita keberadaan dan peran penting ibu. Sebenarnya setiap hari kita berhubungan dengan ibu, betapa sulitnya ibu. Fungsinya sebagai reminder atau mengingatkan betapa besar jasa ibu,” jelasnya.

Menjadi ibu, lanjut Nanda, merupakan berkah dari Tuhan yang harus di syukuri. Sehingga dia mengajak semua ibu, khususnya ibu muda untuk terus berupayan menjadi ibu yang terbaik sehingha mampu menciptakan generasi yang baik.

“Menjadi ibu memang pekerjaan mulia. Tidak didapatkan dengan mudah. Tentu ada tantangan tetapi saya yakin by the time bisa diselesaikan,” tutup Nanda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *