IMMI Berubah Menjadi PMMI

Surabaya-JA. IMMI yang pernah sempat mati suri sepeninggal almarhum Madekur Setiawan, Ketum IMMI pada awal Januari 2018 dua pendiri IMMI 2008, Bachtiar Utomo, Acharuddin Lotto, serta putra pendiri IMMI Sahat Sitorus (Johan Sitorus, red) dan beberapa pimred media bersepakat menghidupkan kembali IMMI. Kini IMMI (Ikatan Media Mingguan Indonesia) telah berubah nama menjadi Perkumpulan Media Mingguan Indonesia (PMMI). Tak hanya berubah nama saja, organisasi pers  beranggotakan para pemilik media dan pemimpin redaksi telah menyiapkan program untuk pengembangan anggotanya, sesuai AD/ART dan program kerja organisasi PMMI.

Sejumlah anggota PMMI telah memiliki badan hukum sebagaimana disyaratkan oleh Dewan Pers, dan telah diverifikasi administratif. Kedepan seluruh anggota PMMI akan berbadan hukum perusahaan pers, dan terverifikasi secara administratif dan faktual.“Program kerja pengurus nantinya, merencanakan Diklat Jurnalistik. PMMI akan dilaksanakan secara reguler atau diadakan setiap 4 bulan sekali dalam setahun melalui swadana maupun partisipasi berbagai pihak,” terang Bachtiar Utomo. Wakil Ketua II Sugianto Hartawan bidang Diklat yang juga Pimred Swaranews mengiyakan pentingnya pendidikan jurnalistik bagi wartawan. Agar Kapabilitas pewarta mingguan teruji di lapangan dan penulisan. Program PMMI bakal konsen dan peduli untuk peningkatan kualitas SDM (sumber daya manusia) dari pewarta.

Tidak ada lagi stigma wartawan media mingguan dianggap ‘BODREK’ atau sebutan yang kurang menyenangkan, dan tidak asal diberikan pada wartawan yang berasal dari media mingguan dan tidak digebyah-uyah atau disamaratakan kualitasnya, tambah Bachtiar Utomo. Kepengurusan PMMI resmi dikukuhkan pada Sabtu (27/2/2018) di Hall C Asrama Haji Surabaya. Disaksikan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Kerja Sama Pemprov Jatim, Drs. Beny Sampir Wanto, MM.  Pemimpin Redaksi Soerabia Newsweek, Bachtiar Utomo, SH resmi menjadi Ketua Umum PMMI Periode 2018-2023. ”Saat ini sudah tercatat 20 anggota pemilik media yang sudah bergabung di PMMI, ”kata Bachtiar panggilan akrabnya

Dalam sambutannya, Bachtiar juga menyebut, jika media mingguan seringkali mendapat perlakuan diskriminasi. Padahal tak sedikit media harian yang ‘membajak’ wartawan media mingguan dengan tanpa malu-malu. “Dan itu terjadi pada wartawan saya, ”ucapnya sambil mendapatkan aplaus (tepuk tangan) dari para undangan. Untuk menciptakan wartawan yang profesional di bidangnya, lanjut Bachtiar, PMMI akan melakukan banyak perubahan, diantaranya pemberian diklat. “Hari ini, kami juga telah mempersiapkan untuk pendidikan uji kompetensi wartawan atau UKW,” terang pria bergelar sarjana hukum dan jurnalistik alumni angkatan 1983 STIKOSA AWS ini.

Sementara, Kepala Biro Humas Protokol Kerja Sama Pemprov Jatim, Drs. Benny Sampirwanto, MM memberikan apresiasi atas terbentuknya PMMI.  “Saya merasa bangga karena selain menyaksikan pengukuhan pengurus baru PMMI 2018-2023 juga ada program mendidik wartawan yakni Diklat wartawan,” ucap Beny saat memberikan sambutannya. Sedangkan Mantan Ketua PWI Jatim dua periode

Dr.H. Dhimam Abror Djuraid, B.Bus, M.Si yang  didaulat menjadi Ketua Dewan Kehormatan (DK) PMMI juga mengapresiasi terbentuknya kepengurusan PMMI. Dia pun menyebut, jika kepengurusan PMMI Periode 2018-2023 diisi oleh orang orang profesional. ”Saya tidak menyangka yang menjadi pengurus adalah orang-orang profesional yang sudah lama saya kenal, ”ujar Abror.

Abror juga memuji program PMMI yang telah memberikan pendidikan jurnalis jelang uji kompentensi wartawan (UKW). “Soalnya gampang-gampang kok, saya jamin kalau Anda-Anda mau belajar, UKW nya pasti lulus,” ucap Abror yang lulus UKW periode awal sebagai ‘Wartawan Utama’ pada pengurus PMMI dan puluhan peserta diklat jurnalistik. Tak hanya itu, Abror juga mengaku salut dengan keberadaan media mingguan yang mampu eksis dan bersaing dengan media-media harian. “Ini yang membuat saya salut. Media mingguan bisa eksis terbit hingga belasan tahun. Meski kadang-kadang membuat kepala terlihat berasap karena harus membayar cetak,” gurau Abror, staf khusus Ketua MPR RI yang langsung disambut tepukan tangan. Usai pengukuhan pengurus PMMI, puluhan peserta diklat jurnalistik mendapatkan materi UKW dari dua pemateri, yakni Tjuk Suwarsono,   dosen STIKOSA-AWS, sekaligus Konsultan MedPro dan Djoko Tetuko Abd.Latief, M.Si,  Ketua Dewan Kehormatan PWI Jatim.

Dalam materinya, dua wartawan kawakan ini mengajarkan bagaimana seorang wartawan bisa mendapatkan berita tanpa melanggar rambu-rambu sesuai UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Pengalaman kedua wartawan senior ini, contoh kasus dan solusinya, dalam menghadapi narasumber ditularkan kepada peserta wartawan Diklat. Berikut susunan Pengurus PMMI periode 2018-2023.

Ketua Dewan Kehormatan:

Dr. H. Dhimam Abror Djuraid, B.Bus, M.Si.

Dewan Pembina : Acharuddin Lotto, Bachtiar Sitorus, SH.

Dewan Pengawas: Dr.Soetanto Soephiady, H.Samiaji Makin Rahmat, SH, MH, Drs.H.Erfandi Putra.

Pengurus:

Ketua Umum: Bachtiar Utomo, SH. Wakil Ketua I: M.Tinoes, Wakil Ketua II: Drs.Sugianto Hartawan, SH Wakil Ketua III: I Komang Aries Darmawan. Sekretaris Umum: Drs. Edy Sutanto, SH.

Wakil Sekretaris : Johan Faktari Sitorus, SE. Bendahara Umum: Subagiyo Hery Suprianto.

Wakil Bendahara : Akhwan Ardiansyah. Bidang Advokasi/Hukum: Didit Pramita, SH. & Bambang Budiono, SH.

Bidang Antar Lembaga: Suyitno Hariyadu,SH. Bidang Seni & Budaya: Zainal Abidin.

Bidang Humas:  Deresman Panjaitan.

bar-mec

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *