LSM ICON-RI Akan Ungkap Misteri Kenapa Lion Air Sering Delay

Ramot H. Batubara SH. S.Sos-Ketua LSM ICON-RI

Jakarta-JA. Bandara Juanda Surabaya ditutup pada Kamis-Malam, 14 Maret 2018 hal ini berdampak pada terganggunya sejumlah penerbangan dari dan menuju bandara tersebut. Gangguan dikarenakan apa?. Hal ini tentunya menjadi tugas kami sebagai kontrol sosial untuk sebuah layanan publik, kami akan lakukan investigasi tentang sering tertundanya atau penundaan (Delay) sejumlah penerbangan LION AIR (LA) ini. Sebab terkadang alasan yang diberikan pada pelanggan menurut kami kurang tepat bahkan tidak relevan atau masuk akal menurut dugaan kami. Hingga hari ini masih misteri bagi kami tentang penundaan jadwal penerbangan LION AIR ini?. ”ujar Ramot H. Batubara SH. S.Sos selaku Ketua LSM ICON-RI (Lembaga Swadaya Masyarakat-Indonesia Corruption National Republik Indonesia) saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

”Kami akan berusaha untuk mengungkap tentang delay penerbangan dari LA ini, apa penyebab sebenarnya yang terjadi dibalik tiap penundaan dengan alasan yang terkadang selalu sama bagi kami yakni cuaca buruklah dan yang paling sering kami dengar adalah penutupan bandara, ”ungkap Ramot. Dia menambahkan, ”saat kami melakukan hendak melakukan penerbangan ke Bandara Juanda Surabaya melalui Bandara Soetta Jakarta pada Kamis Malam, 14/03/18 yang sempat terbang sekitar 30 menit lalu disampaikan oleh kru pesawat bahwasanya penundaan akan ditunda dan akan diputar kembali ke Jakarta lantaran Bandara Juanda ditutup dikarenakan adanya pekerjaan pelapisan (overlay) landas pacu (runway) membuat kami bertanda tanya sebagai tupoksi LSM?. ”tambahnya.

Masih Ramot, ”Proyek dari lelang mana yang menyebutkan pada Tahun Anggaran (TA) 2018 mensebutkan tentang adanya pekerjaan overlay landas pacu untuk di Bandara Juanda?. Kalau untuk Bandara Abdul Rachman Saleh-Malang memang ada yakni pada TA. 2017-2018 APBD (anggaran pendapatan belanja daerah) Provinsi Jawa Timur, ”ketusnya. ”Dan benar menurut dugaan kami dari delay selama 7 jam di Bandara Soetta ternyata bukan karena adanya pengerjaan proyek overlay landas pacu di Bandara Juanda pasalnya sesaat kami sampai di Bandara Juanda ini pada pagi hari pukul 05:50 WIB tidak tampak bekas pelaksanaan proyek suatu misal aspal yang masih basah atau kelam, misteri inilah yang menurut kami harus diungkap sesuai dengan UU KIP 2018 yakni untuk Keterbukaan Informasi Publik semata, ”pungkasnya.

Sebelumnya Pihak Lion Air mengakui penutupan bandara itu menyebabkan sejumlah penerbangan terunda, termasuk Kamis Malam, 14/03/18 ini karena adanya perbaikan landasan pacu. Penutupan dilakukan sekitar 2 jam pada pukul 10:10 WIB dan penundaan penerbangan selama 5 jam pada pukul 04: 40 WIB pada Jumat Pagi 15/03/18, kata Public Relations Lion Air Group (PR-LAG) yang menerangkan saat ditemui JA di Bandara Soetta. “Lion Air akan berusaha untuk menuntaskan seluruh penerbangan malam ini kecuali untuk bandara yang telah tutup karena adanya pekerjaan pelapisan landasan pacu. Lion Air juga akan memberikan hak-hak seluruh penumpang sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku. Atas ketidaknyamanan ini, Lion Air memohon maaf kepada seluruh pelanggan setianya, “imbuhnya PR-LAG. mec-bar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *