Pelanggaran SPBU Katerungan Krian Dapat Berakibat Fatal

Sidoarjo-JA. Sempat viral video kebakaran SPBU yang selama terjadi di beberapa wilayah yang terjadi akibat kelalaian petugas dan juga pembeli BBM yang tak mengindahkan aturan dengan aturan atau larangan saat pengisian bahan bakar di SPBU. Hal ini yang sering terjadi adalah akibat mesin yang masih hidup saat mengisi bahan bakar dan mengakibatkan percikan api hingga terjadilah kebakaran. Meski kendaraan roda dua jenis sport yang posisi tangki bahan bakarnya di depan, kebanyakan saat pengisian BBM pengemudi enggan untuk turun dari kendaraan/motor bahkan dalam keadaan mesin tetap dihidupkan saat mengisi BBM.

Pemandangan seperti ini terjadi di salah satu SPBU tepatnya di jalan Raya Krian-Sidoarjo lebih tepatnya di desa Katerungan. Saat JA mencoba menemui pengawasnya namun tidak ada di tempat.tepatnya Senin, 07 Oktober 2019 pukul 22.35 WIB. Salah satu dari konsumen yang sedang mengisi BBM telah menyalahi aturan, nah dari petugas yang jaga pengecualian terhadap orang tersebut begitu menyolok karena saat itu yang antri di belakangnya disuruh pindah tempat sebelahnya. Spontan saja pengantri yang lain mendongkol namun maisih terkesan sabar terlihat jelas kendaraan motor jenis sport merah Pulzar.

Untuk kesalahan yang sangat fatal si pembeli mengisi ke tangki kendaraannya dilakukan sendiri dan motor kondisi kelistrikannya menyala. Apa ini sudah menjadi kebiasaan ataukah karena papan peringatan yang berbunyi “MATIKAN MESIN ANDA DAN DILARANG MENGGUNAKAN HP SAAT MENGISI BBM” terlalu kecil untuk dipasang?. Saat JA menanyakan ke salah satu pegawai SPBU yang berinisial H, “ya memang hanya itu pak yang ada dan itu juga dari PERTAMINA, “ucapnya sambil mengarah ke papan notice (peringatan-red) itu. Dengan peristiwa bebal nan ndablek seharusnya tidak perlu terjadi dan harus segera ditindak lanjuti kepada Pertamina, karena jika dibiarkan kebiasaan babal ini tentunya sangat membahayakan bagi pelanggan dan masyarakat. sis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *