Polres Gresik Terima Penghargaan YANLIK SIM-SKCK Sangat Baik

Gresik-JA. Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Prof Dr. Diah Natalisa fokus evaluasi dibagi dalam 3 wilayah mulai April-Oktober 2019 di Indonesia, ada 7 Polres tidak dievaluasi karena Force Majeur dengan sasaran evaluasi yang dilakukan secara online meliputi SDM dan Sarpas serta Inovasi untuk pelayanan publik terkait denga SIM dan SKCK. Tim Evaluator dari pusat dan eksternal memberikan hasilnya untuk tahun 2019 pada evaluasi yang dilakukan terhadap 207 Polres dengan indeks 3,57 (baik), nilai A 39 Polres, B 140 Polres, C 27 Polres. Diah Natalisa, menerangkan, ”hal yang perlu diperbaiki adalah pelibatan masyarakat dalam standar pelayanan publik, survey kepuasan, reward (penghargaan-red) kepada pegawai, sarpras khusus, layanan pengaduan dan bank inovasi, ”terang Diah Natalisa.

Sementara itu Menteri PAN RB-Tjahjo Kumolo dalam sambutanya menyampaikan, ”ini merupakan kebijakan pemerintah RI unuk memperbaiki birokrasi pelayanan mulai tingkat atas sampai bawah. Disini Polri sebagai salah satu fungsi pelayanan masyarakat, Harkamtibmas, Gakkum dan Linyanyom, maka masyarakat harus mampu menikmati hasil pembangunan, ”sambut Tjahyo Kumolo. Dalam kesempatan tersebut, Menpan RB menyarankan agar POLRI dapat mengarahkan aspirasi masyarakat, tidak hanya terjebak rutinitas dalam pelayanan publik sehingga harus mampu membaca keinginan masyarakat yang selalu dinamis. ”Tingkatkan inovasi dan jawab kebutuhan masyarakat, responsif dan berdaya saing, Polres harus berkontribusi besar dalam pelayanan publik,”tutur Tjahyo.

dari kanan: Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, Menteri PAN RB-Tjahjo Kumolo dan Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Prof Dr. Diah Natalisa saat menyerahkan Piagam Penghargaan

Dengan diraihnya predikat SANGAT BAIK berkaitan dengan pelayanan publik yang dinilai oleh Kementerian pendayagunaan Aparatur Negara tersebut, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, ”alhamdulillah Polres Gresik dalam penilaian dari Kemenpan RB tersebut mendapatkan kategori pelayanan kepada publik dengan kategori sangat baik, hal tersebut merupakan sebuah anugerah dan karunia namun juga sebagai cambuk motivasi bagi seluruh anggota agar terus mempertahankan dan bahkan meningkatkan pelayanan-pelayanan kepolisian kepada masyarakat, ”ucapnya. AKBP Kusworo Wibowo menambahkan, ”dalam hal ini yang dinilai adalah SKCK dan SIM ini merupakan suatu kebahagiaan karena ini adalah penghargaan untuk seluruh anggota kerja baiknya telah dinilai oleh Kementerian untuk itu menjadi motivasi dan semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat karena kedepanpun akan terus dinilai oleh Kementrian berdasarkan survei dan penilaian dari masyarakat, ”pungkasnya. edi

Prof Dr. Diah Natalisa beserta Jajaran Polres Gresik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *