Refrensi Liburan Menarik, Ayo Berwisata ke Coban Cinde?

Malang-JA. Liburan kali ini saya mengajak anda wisata ke Coban Cinde. Coban (Air Terjun) yang terletak di kawasan hutan Taman Nasional Desa Benjor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, sekitar 2 km ke arah timur melewati jalan Makadam (bebatuan-red). Tiket masuk hanya Rp. 5000 saja, wisatawan akan disuguhkan pemandangan indah dalam satu lokasi wisata yang terdapat lima (5) air terjun sekaligus. Pertama Coban Kricik, Coban Singo, Coban Suko, Coban Cinde yang letaknya berdekatan yakni Coban ke empat dan ke lima juga disebut Coban Kembar. Kebayang nggak kayak gimana indahnya?. Ikuti saya!.

Coban Singo

Wana wisata ini dapat diakses dari 2 jalan yang berbeda Kecamatan. Dari desa Benjor Kecamatan Tumpang, Wana Wisata ini disebut Coban Cinde, jika dari dusun Bendolawang desa Ngadirejo Kecamatan Jabung Wana Wisata ini disebut Coban Jodho. Penamaan Coban Cinde diambil dari nama Coban yang ke empat, sedangkan penamaan Coban Jodho diambil dari nama coban yang ke empat dan ke lima. Jodho yang berarti Jodoh, karena Coban ini letaknya berdekatan. Tapi saya mengambil jalan dari arah Kecamatan Tumpang. Ada beberapa spot foto yang sayang bila tidak saya coba. Ada papan I love you, pondok tingkat, taman dengan bunga yang beraneka warna dan lainnya.

Coban Kricik

Saya berdiri di pondok tingkat, memandang ke arah utara. Dari sini tampak tiga air terjun yang seperti mengintip dibalik tebing dan diapit banyak pohon. Saya merasa senang sudah melihat air terjun walaupun dari kejauhan tapi saya belum puas jika belum sampai di lokasi air terjun dan melihatnya dari dekat. ”Beda desa dan beda kecamatan yang melatarbelakangi nama yang berbeda. Mungkin karena asal-usulnya juga berbeda. ”Kata Pak Agus Fatoni, petugas Perhutani di Coban Cinde. Setelah ngobrol dengan Pak Agus, saya berjalan mengikuti jalan setapak yang naik turun.

Coban Kembar

Butuh waktu berjalan sekitar setengah jam untuk sampai di lokasi. Pertama, saya sampai di Coban Kricik. Debit airnya amat kecil seperti gemercik air yang turun dari atas. Sekitar 100 meter, berikutnya saya sampai di Coban yang  kedua, Coban Singo. Tingginya hanya sekitar 3 meter dan lebar 5 meter tapi debit airnya amat deras. Wisatawan tak ada yang berani manadi atau hanya sekedar main air di coban ini. Saya terus berjalan mengikuti jalan setpak, saya sampai di coban yang ketiga, Coban Suko. Satu air terjun dari atas lalu terbelah menjadi 2 bagian menjadi 2 air terjun. Indah sekali. Sekitar 300 meter lagi saya sampai di coban yang keempat, Coban Cinde. Konon, Cinde berarti Selendang.

Coban Kembar

Jika dilihat dari kejauhan air terjun ini tampak seperti selendang menggantung yang sedang tertiup angin. Debit airnya tidak terlalu deras tapi lumayan tinggi lho. Untuk dapat mengambil gambar secara keseluruhan, kameramen harus mundur-mundur dan dipotret dari kejauhan saja. Dari nama air terjun keempat inilah nama wana wisata ini dikenal. Hanya beberapa meter lagi coban yang kelima sudah tampak. Ini merupakan tempat terakhir dan tak ada lagi jalan untuk meneruskan perjalanan. Debit airnya amat deras dan ketinggiannya tak setinggi Coban Cinde. Di sini tempat berkumpulnya wisatawan. Segala rasa capek  menempuh perjalanan jauh akan terbayar oleh pemandangan indah. Lima air terjun dengan karakter yang berbeda akan memberi rasa bahagia tersendiri. Ayo wisata ke Coban Cinde?. wik

Coban Suko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *