CAMAT Buduran Siap Usut MUFAKAT JAHAT Sengketa Tanah Desa PRASUNG

Sidoarjo-JA. Dua Minggu berlalu waktu yang dijanjikan oleh PJ. Kepala Desa Prasung-Yusuf Rizal kepada Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sidoarjo yang terdiri dari GERAH, KIBAR dan LIRA namun hingga kini belum ada tanggapan atau respon positif atas konfirmasi Perselisihan Sengketa Hak Tanah Basah (Bidang Tambak) atas nama Haji Ahmad dari Desa Prasung Kecamatan Buduran. Tindakan lanjutan yang dilakukan Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat Sidoarjo selaku Kuasa dari Suprapto dan M. Subandrio yaitu dengan mendatangi Kantor Kecamatan yang berada Jalan Raya Buduran Kabupaten Sidoarjo pada hari Rabu, 26 Februari 2020.

Mereka adalah Nur Urifan, Faizal dan Eko yang masing masing perwakilan dari Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat Sidoarjo ini. Camat Buduran-Sentot Kusmardianto menerima baik kedatangan mereka Bertiga. Setelah mendapat laporan semua permasalahan terkait perselisihan tanah yang dikuasakan. Camat Buduran itu juga belum dapat memberikan jawaban yang pasti. ”Berikan kronologi dan berkas yang mensangkut permasalahan ini, karena hal ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, kami akan bantu dengan memanggil dan mengkumpulkan semua yang terlibat di dalamnya, ”ujar Camat Buduran-Sentot Kusmardianto.

Apa yang telah disampaikan oleh Sentot Kusmardianto secara langsung dapat diterima oleh mereka bertiga dan masuk nalar juga. ”Kedatangan kami bertiga kesini hanya untuk minta bantuan karena kami MENDUGA sarat Permainan serta Persengkokolan atau MUFAKAT JAHAT yang melibatkan Mantan Kades dan Kades Definitif dalam perselisihan tanah waris ini, ”ungkap Nur Uripan. Selanjutnya mereka sepakat dan akan memberikan Berkas dan Kronologi yang diminta oleh Camat Buduran itu agar Mufakat Jahat Sengketa Tanah Basah ini cepat selesai. sis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *