Ada Apa Dengan Polsek Wonocolo Surabaya Dua Tahun Laporan Polisi Tidak Jelas

Rozanah (39)  warga Simo Gunung Keramat Surabaya, merasa sangat kecewa dengan Polsek Wonocolo Surabaya karena sudah dua tahun laporan nya terkait penggelapan  sampai  hari ini seperti di ” Gantung ” tidak ada kejelasan  sama sekali.

Ditemui awak media di rumahnya Sabtu(18/04),Rozanah membeberkan kronologisnya, Berdasarkan surat tanda terima polisi nomor : STTLP / 64 / B / VII / 2018 / Jatim / Restabes / Sek Wonocolo pada hari Jum’at, Tanggal 10 Agustus 2018 lalu. Awal kejadian dirinya telah menjadi korban penggelapan uang sejumlah 85 juta oleh terlapor berinisial HK warga Ketintang Surabaya hingga membuat laporan polisi pada tahun 2018 lalu.

“Berawal saya (Rozanah red*) menggadaikan sertifikat rumah kepada seseorang (enggan menyebut nama) senilai 85 juta. Kemudian HK membantu dan menjanjikan kepada saya, dapat menebus atau mengambil sertifikat saya,” ungkapnya.

Namun setelah uang diserahkan senilai 85 juta kepada terlapor HK,  sertifikat rumah yang dijanjikan  tak kunjung diberikan kepada dirinya.

“Oleh karena itu saya melaporkan kepada pihak kepolisian Polsek Wonocolo Surabaya, namun sudah dua tahun hingga tahun 2020 belum ada kejelasan dari pihak polisi yang menangani laporan saya,” terang Rozanah .

Sementara itu Kapolsek Wonocolo Surabaya, Kompol. Masdawati Saragih ketika dikonfirmasi terkait laporan Rozanah pada, Sabtu (18/04). Kapolsek enggan memberi tanggapan dengan alasan hari ini, hari Sabtu dan diarahkan kepada anggotanya.”Saya masih sibuk, ini hari Sabtu. Langsung aja ke anggota saya,” cetus Kompol Masdawati Saragih.(D3)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *