Polres Bangkalan Berhasil Membekuk 8 Pelaku Pemerkosaan Janda Muda

Bangkalan – Jurnal Aktual     Tidak butuh waktu lama Satreskrim Polres Bangkalan akhirnya berhasil membekuk AR alias R pada hari Rabu tanggal 08 Juli 2020 sekitar pukul 09.00 wib di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan ,AR merupakan 1 dari 8 orang pelaku kasus pemerkosaan tragis yang dialami SR(21) warga Desa Bandang Laok kecamatan Kokop Bangkalan.

Seperti diberitakan sebelumnya , pada hari Senin tanggal 06 Juli 2020 sekitar pukul 20.30 wib telah diserahkan
4 (empat) orang pelaku antara lain MF AR, J , MZ ke Mapolres Bangkalan dengan di dampingi oleh tokoh masyarakat dan Kepala desa.

Kemudian pada hari Selasa tanggal 07 Juli 2020 sekitar pukul 19.00 wib telah menyerahkan diri SA  di Polres Bangkalan .

“Pada hari Rabu tanggal 08 Juli 2020 sekitar pukul 09.00 wib Anggota telah
mengamankan 2 (dua) orang pelaku antara lain SA dan MR di Bandara Juanda Surabaya .” Ungkap AKBP Rama Samtama Putra di dampingi Kasatreskrim AKP Agus Sobarnapraja saat konferensi pers di Mapolres Bangkalan Rabu (08/07/2020).

Kejadian tragis tersebut berawal ,kamis tanggal 25 Juni 2020 sekitar jam 21.00 WIB, Korban dijemput 2 (dua) temannya yang bernama RZ dan RDS dirumahnya Desa Bandang Laok Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan,

“Selanjutnya korban dan saksi RZ, RDS berangkat dalam perjalanan saksi RDS turun dirumah temannya, korban dan saksi RZ menuju Indomart yang berlokasi di simpang 3 Desa Banyusangka Kecamatan Tanjung Bumi.Selesai dari Indomart  korban dan saksi berhenti di warung bakso sebelah Polsek Tanjung Bumi dan mengobrol hingga jam 01.00 Wib,

Selesai makan bakso korban dan saksi RZ, RDS hendak pulang menuju Desa Bandang Laok Kecamatan Kokop , namun ditengah perjalanan tepatnya di Desa Bungkeng Tanjung bumi korban dan saksi RZ, RDS dihadang oleh 7 orang yang tidak dikenal.

 

Dari 8 orang tersebut ada yang mengeluarkan sebilah senjata tajam yang digunakan untuk mengancam saksi
RZ agar menyerahkan pelapor, karena saksi RZ takut sehingga pergi dan
meninggalkan korban.

“Selanjutnya korban dibawa oleh 8 orang tersebut dan dibawa ke atas bukit Desa Bandang laok kecamatan Kokop dan kemudian diperkosa secara bergantian dan pada hari Rabu tanggal 01 Juli 2020 korban SR yang tertekan dengan kejadian yang dialami akhirnya memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri minum cairan pembersih lantai” terang Rama.

Perwira asal Sidoarjo tersebut menambahkan Para tersangka menyetubuhi korban dengan cara memegang tangan dan kaki korban selanjutnya korban disetubuhi secara bergantian.

Barang bukti yang berhasil diamankan 1 (satu) potong sarung kombinasi warna kuning, hitam dan orange, 1(satu) potong BH warna merah muda, 1 (satu) buah sandal warna hitam, 1 (satu) buah kardus wardah BEAUTY BALM CREAM dalam kondisi rusak, 1 (satu) buah wardah BB everyday BEAUTY BALM CREAM, 1 (satu) buah kardus wardah LIGHTENING powder foundation, 1 (satu) buah wardah LIGHTENING powder foundation, 1 (satu) buah tas kresek kecil bertuliskan Indomaret.

“Akibat perbuatannya para pelaku yang rata rata masih berusia belasan tersebut diancam dengan pasal 285 KUHP Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman Maksimal 12 tahun penjara ,” tegasnya

Rama menambahkan ,Patut disayangkan salah satu dari 8 Pelaku yang berhasil diamankan ada yang masih berusia 14 tahun. Dari kejadian ini diharapkan orang tua lebih memperhatikan pergaulan anaknya.

“Saya mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya korban dan saya mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang dilakukan oleh para tokoh masyarakat dan Kepala desa setempat ,”pungkas orang nomor satu di Polres Bangkalan tersebut.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *