Armiansyah Macan Kutai Kunjungi Makam Keramat Terunyan

Bali,JurnalAktual.com – Armiansyah Paranormal kondang dari Samarinda yang dikenal dengan julukan Macan Kutai mengunjungi Pemakaman kuno Desa Terunyan Kintamani Bali ,Minggu (27/12/2020).

Kedatangan Macan Kutai ke Terunyan ingin melihat langsung pemakaman  warga Desa Terunyan yang berbeda dengan masyarakat Bali umummya.

Terunyan merupakan nama sebuah desa yang sangat terkenal di Bali yang juga merupakan desa tertua, berada di tepi danau Batur Kintamani.

Lokasi pemakaman terletak di tepian Danau Batur Kintamani sehingga mengharuskan pengunjung menaiki perahu untuk menyeberangi danau.

Namun, inilah sensasi tambahan ketika mengunjungi Desa Terunyan, dimana pengunjung dapat menikmati keindahan alam sekitar desa.

 

 

“Desa Terunyan Bali masih menggunakan tradisi pemakaman tanpa dikubur atau dibakar, tepatnya hanya meletakkan jenazah di kawasan pemakaman. Siapapun yang datang mengunjungi tempat ini sudah pasti akan disambut ratusan jenazah, bahkan yang sudah menjadi tulang belulang. Tradisi pemakaman ini sendiri dikenal dengan sebutan Menpasah” terang Armiansyah.

Anehnya tidak tercium aroma menyengat walaupun disana terdapat banyak jenazah , hal ini disebabkan oleh pohon Taru Menyan yang tumbuh di tengah pemakaman.

“Pohon Taru Menyan cukup besar dan mempunyai aroma khas menyan, yang bisa menghilangkan bau tidak sedap.” ungkap Paranormal yang dikenal dermawan tersebut.

 

 

Walaupun wisata pemakaman terdengar menyeramkan dan terkesan mistis, tetapi pengunjung tidak perlu takut, karena tour ini menyediakan jasa pemandu. Seorang pemandu akan mengantarkan, menunjukkan, sekaligus menceritakan sejarah mengenai DesaTerunyan Bali.

Paranormal yang sering didatangi Pejabat itu menambahkan ,mengunjungi Desa Terunyan juga tidak boleh dilakukan dengan sembarangan, karena tradisi di sini masih sangat kental dan tetap harus dihormati.” tuturnya.

Area pemakaman Desa Terunyan Bali dibagi menjadi tiga lokasi yang masing-masing memiliki nama yaitu Sema Wayah, Sema Bantas dan Sema Nguda. Sema wayah khusus digunakan untuk pemakaman secara Menpasah.

“Sema Brantas digunakan untuk pemakaman dengan cara dikubur dan Sema Nguda biasanya difungsikan sebagai pemakaman secara Menpasah maupun dikubur.”pungkas Macan Kutai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *