Pemberdayaan Ekonomi KREATIF Warga POPOH di Masa Pandemi COVID-19

 

Sidoarjo-JA. Meski Pandemi Covid 19 susahnya untuk cari pengahasilan .tidak mengurangi cara warga Rt 03 rw 04 Desa Popoh Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo yaitu keluarga Indarwati s.

Sebelumnya mereka setiap hari membuat sari dele karena kondisi jualannya sepi akhirnya banting setir mengajak lingkungan sekitar nya untuk memanfaatkan limbah kelapa yang selama ini di buang dan di bakar sia sia.yaitu menciptakan TURUS penyangga tanaman.

Ide itu muncul setelah mereka melihat tetangga yang sedang jual beli bunga yang sedang ramai ramainya.dan bunga itu memakai peyangga yang terbuat dari serabut kelapa.tergugah olehnya untuk membuat penyangga tanaman atau turus sepertinya banyak penggemar tanaman bunga membutuhkan.

Saat di temui awak media Jurnalaktual , , ,mereka sekeluarga bersama sama lagi memilah milah serabut kelapa.

“Kami ingin mengajak lingkungan tetangga khususnya ibu ibu untuk bersama sama mebuat turus yang sekarang lagi dibutuhkan para penggemar kembang (bunga).ya lumayan bisa untuk menambah penghasilan keluarga.” terang Indarwati.

Indarwati menambahkan ,untuk bahan mereka  tidak beli hanya mengambil serabut sisa
Pabrik kelapa yang dibuang di pinggiran desa.”Kami mengerjakannya manual sehingga tidak bisa maximal.” Tambahnya.

Kegiatan mereka juga mendapat apresiasi dari warga setempat termasuk  Suwanto Ketua RT .

“Kami akan coba untuk menyampaikan pada pemerintahan desa agar bisa memperhatikan atau mengupayakan bantuan ke dinas terkait yang menaunginya.mungkin mesin pengurai serabut yang di butuhkan ,sehingga memudahkan para ibu ibu yang kerja bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal.”ungkapnya.

Ketika awak media mencoba menemui pihak perusahaan kelapa , kamis (30/12/2020) Pemilik Pabrik belum bisa di temui karena libur dan masih sibuk dengan perusahaan kelapa di daerah lainnya.

Turus penyangga tanaman memang sekarang sangat dibutuhkan untuk mendongkrak nilai jual bunga ,di mana biasanya selama ini *para* agen dan penjual bunga hanya di suplay dari luar kota.

“Kalau di daerah Sidoarjo bisa kenapa tidak kita manfaatkan hasil karya warga Sidoarjo. bahkan kalau ada mesin pengurainya selain membuat TURUS juga bisa di kembangkan dengan membuat POT bunga ,gantungan ,dan lain lain.” Pungkas Indarwati (sis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *