Polisi Sosialisasikan Dampak Bullying di SMP Al Irsyad Al Islamiyah Jakarta Utara

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, – Upaya mencegah perundungan atau bullying di lingkungan sekolah terus dilakukan jajaran Polres Metro Jakarta Utara.Pada Jumat 11 September 2026, Unit 1 Satres PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Utara menggelar sosialisasi bertema “Dampak Bullying di Lingkungan Sekolah” di SMP Al Irsyad Al Islamiyah, Jakarta Utara.

Kegiatan tersebut diikuti para siswa, guru Bimbingan Konseling (BK), serta tenaga pendidik. Dalam kegiatan ini, polisi memberikan edukasi mengenai berbagai bentuk bullying, mulai dari kekerasan fisik, verbal hingga tekanan psikologis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai faktor penyebab bullying, karakteristik pelaku maupun korban, serta dampak yang dapat ditimbulkan, baik terhadap korban, pelaku, maupun saksi.

Baca Juga:  Polsek Metro Penjaringan Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Tak hanya dari sisi pencegahan, polisi turut menjelaskan konsekuensi hukum bagi pelaku kekerasan terhadap anak, termasuk ketentuan Pasal 76C jo. Pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Satres PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Utara AKBP Armayni mengatakan, edukasi sejak dini penting dilakukan agar siswa memahami bahwa bullying bukan sekadar candaan, tetapi dapat menimbulkan dampak serius bagi korban dan berujung pada persoalan hukum.

Menurut Armayni, pencegahan bullying membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari kepolisian, sekolah, orang tua hingga para siswa.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Mekanik Spesialis Pencurian 12 Electronic Control Unit (ECU) di Tanjung Priok

Ia berharap melalui sosialisasi tersebut, para siswa semakin berani menolak segala bentuk perundungan serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

Antusiasme siswa terlihat saat sesi tanya jawab. Mereka aktif menyampaikan pertanyaan terkait cara menghadapi dan melaporkan tindakan bullying di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat kesadaran pelajar sekaligus membangun budaya sekolah yang saling menghargai dan melindungi.

Berita Terkait

Brimob Metro Jaya Bantu Padamkan Kebakaran di Kramat Pulo Senen
Kebakaran Hanguskan Sekitar 50 Bangunan di Kramat, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Satbrimob Polda Kalteng Terus Lakukan Pembasahan Karhutla di Banturung
Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri
Jumat Peduli, Polsek Koja Salurkan Bansos dan Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan
Polisi Usut Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Bekasi, Korban Lebih dari 10 Orang
Jumat Peduli, Polsek Kelapa Gading Bagikan 50 Nasi Kotak untuk Ojol dan Warga
Kapolri Ajak Jamaah Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri Jaga Kerendahan Hati dan Perkuat Akhlak

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Brimob Metro Jaya Bantu Padamkan Kebakaran di Kramat Pulo Senen

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kebakaran Hanguskan Sekitar 50 Bangunan di Kramat, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Jumat Peduli, Polsek Koja Salurkan Bansos dan Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Polisi Usut Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Bekasi, Korban Lebih dari 10 Orang

Berita Terbaru