Polisi Melakukan Pengecekan harga pangan khususnya Komiditi Beras di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Harga sejumlah komoditas beras di wilayah Jakarta Utara masih dalam keadaan normal dan stabil (sesuai HET) yang ditetapkan pemerintah. Diketahui pada saat jajaran Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKP Tomi Kurniawan,S.T.K.,S.I.K., AKP Sindhu Satria, S.Tr.K., S.H., M.H., IPTU Houston Teguh Aliarta S.H., M.H., IPDA KAISAR JULIO, S.H., M.H bersama stake holder seperti Bulog, Dinas KPKP DKI Jakarta, dan Sudin PPKUKM melakukan monitoring harga serta ketersediaan beras, Senin (14/9/2026).

Pemantauan dilakukan di sejumlah titik, yakni Pasar Muara Angke, Pasar Warakas, dan Pasar Pulau Kelapa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Pasar Muara Angke, petugas menemukan harga beras premium di Toko Abadi Jaya sebesar Rp14.500 per kilogram dan beras medium Rp14.000 per kilogram. Harga tersebut tercatat masih sesuai HET.

Baca Juga:  Binrohtal bagi Tahanan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Pembinaan Mental dan Kerohanian

Polisi juga melakukan pengecekan di Toko Beras Berkah Jaya, Pasar Warakas. Beras premium dijual Rp14.900 per kilogram dengan stok sekitar 2,2 ton. Sementara beras medium dijual Rp14.200 per kilogram dengan stok mencapai 13,7 ton.

Petugas juga mengecek ketersediaan beras SPHP untuk memastikan distribusi dan harga tetap sesuai ketentuan.
Sementara di Pasar Pulau Kelapa, Toko Babay menjual beras medium Rp14.000 per kilogram, beras premium Rp14.900 per kilogram, serta beras SPHP Rp12.500 per kilogram.

Selain mengecek harga, petugas memastikan pasokan beras di tingkat pedagang tetap tersedia dan distribusi berjalan lancar.

Baca Juga:  Situasi Kamtibmas di Kawasan JICT Terkendali, Aktivitas Kapal Container Berjalan Aman dan Lancar

Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKP Tomi Kurniawan menegaskan monitoring akan dilakukan secara rutin, tidak hanya di pasar tradisional, tetapi juga di ritel modern serta gudang produsen dan distributor.

Para pelaku usaha yang menjual beras di atas HET juga akan diberikan imbauan dan pembinaan dengan melibatkan instansi terkait.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang wajar.

Polisi memastikan pengawasan terhadap harga dan distribusi beras akan terus dilakukan guna mencegah praktik penjualan yang tidak sesuai ketentuan pemerintah.

Berita Terkait

Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Priok, Sosialisasikan SPMB di SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
Polres Metro Jakarta Utara Musnahkan 9,9 Juta Butir Obat Keras Ilegal yang Berbahaya Senilai Rp 15 Miliar
Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Priok, Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Dorong Siswa Berprestasi Raih Pendidikan Berkualitas
Empat Tersangka Kasus KM Virgo Ditahan, Termasuk Tiga Pihak Perusahaan
Food Safety MBG Polri di SPPG Rawa Badak Utara, Hasil Pemeriksaan Dinyatakan Layak Konsumsi
Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom Perkuat Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan
Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom Perkuat Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan
Kapolda Metro Jaya Ajak Seluruh Personel Wujudkan Semangat “Polisi Bersama Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Priok, Sosialisasikan SPMB di SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Polres Metro Jakarta Utara Musnahkan 9,9 Juta Butir Obat Keras Ilegal yang Berbahaya Senilai Rp 15 Miliar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Priok, Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Dorong Siswa Berprestasi Raih Pendidikan Berkualitas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Empat Tersangka Kasus KM Virgo Ditahan, Termasuk Tiga Pihak Perusahaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Food Safety MBG Polri di SPPG Rawa Badak Utara, Hasil Pemeriksaan Dinyatakan Layak Konsumsi

Berita Terbaru