Polda Metro Jaya Ungkap Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya mengungkap kasus dugaan impor kacang tanah ilegal. Dalam penindakan ini, petugas mengamankan 1.536 karung kacang tanah dengan berat keseluruhan mencapai 49,85 ton yang siap diperdagangkan.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Victor Dean Mackbon menjelaskan bahwa kasus ini berkaitan dengan indikasi pelanggaran ketentuan izin impor dan persyaratan karantina. “Barang ini diduga berasal dari luar negeri, masuk melalui wilayah Dumai, Riau, kemudian diangkut jalur darat menuju wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujar Victor dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal, pihak terkait tidak dapat menunjukkan dokumen resmi yang dipersyaratkan, antara lain Persetujuan Impor (PI), Laporan Surveyor, dan Sertifikat Karantina. Selain menyita komoditas tersebut, penyidik turut mengamankan berkas transaksi, surat jalan, catatan penjualan, bukti setoran, hingga dokumen penyimpanan barang.

Penyidik saat ini masih menelusuri asal-usul barang serta jalur distribusinya, mulai dari tahap masuk, penyimpanan, hingga rencana pemasaran. Pendalaman dilakukan guna mengumpulkan alat bukti lengkap serta menetapkan pertanggungjawaban hukum para pihak yang terlibat.

Baca Juga:  Brimob Jateng Salurkan 485 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa penyidikan berjalan secara profesional berbasis fakta penegakan hukum. “Penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa dan keterlibatan pihak-pihak terkait. Setiap perkembangan akan disampaikan secara proporsional,” tegasnya.

Polda Metro Jaya mengimbau para pelaku usaha agar selalu mematuhi ketentuan impor dan tata niaga yang berlaku. Masyarakat yang mengetahui indikasi penyelundupan atau perdagangan ilegal dapat memberikan informasi melalui layanan Polri 110.

Berita Terkait

Polisi Ungkap Curanmor di Koja, Kunci T dan Tiga Pelat Nomor Diduga Palsu Disita
Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke
Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke
POLSEK KELAPA GADING GELAR JUMAT PEDULI, BAGIKAN 50 NASI KOTAK KEPADA OJOL DAN WARGA
Jumat Berkah dan Jumat Peduli Polsek Pademangan, Bagikan 50 Nasi Kotak kepada Warga
Polres Metro Bekasi Kota Kembangkan Kasus Tawuran Cikunir, Jumlah Pelajar yang Diamankan Bertambah Jadi 12 Orang
Jumat Berkah, Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bagikan 100 Kotak Makanan kepada Masyarakat
Jumat Berkah, Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bagikan 100 Kotak Makanan kepada Masyarakat

Berita Terbaru

TNI

*TNI–ADF Laksanakan Latihan _Move Patrol_ dan _Ambush_, Tingkatkan Kemampuan Taktis di Keris Woomera 2026* (Puspen TNI). Prajurit TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (_Australian Defence Force_/ADF) melaksanakan latihan taktik patroli bergerak (_move patrol_) dan penghadangan (_ambush_) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jumat (16/10/2026). Prajurit Yonif 521/DY dipimpin Dantim Letda Inf Imanuel Lumingkewas, sementara personel ADF dipimpin Lt. Glare. Latihan ini meningkatkan kemampuan adaptasi, ketangkasan, dan respons cepat prajurit saat beroperasi di medan hutan pada tingkat regu. Dalam skenario _move patrol_, prajurit TNI dan ADF bergerak dalam formasi taktis terintegrasi melintasi area yang diasumsikan sebagai wilayah rawan musuh. Kedua pihak saling bertukar prosedur standar operasi dengan fokus pada kelancaran komunikasi saat merespons ancaman mendadak di sepanjang rute patroli. Integrasi pasukan kemudian diuji melalui eksekusi penghadangan dan prosedur konsolidasi setelah penghadangan (_post-ambush action_). Latihan ini menjadi momentum bagi TNI dan ADF untuk memperkuat interoperabilitas di tingkat taktis. Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI meningkatkan profesionalisme prajurit, sekaligus menjadi wujud diplomasi militer Indonesia dalam mempererat kepercayaan dan hubungan bilateral di kawasan Indo-Pasifik. #tniprima #keriswoomera2026 Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Inf Agus Susanto, S.E., M.M.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Polisi Ungkap Curanmor di Koja, Kunci T dan Tiga Pelat Nomor Diduga Palsu Disita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

POLSEK KELAPA GADING GELAR JUMAT PEDULI, BAGIKAN 50 NASI KOTAK KEPADA OJOL DAN WARGA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Jumat Berkah dan Jumat Peduli Polsek Pademangan, Bagikan 50 Nasi Kotak kepada Warga

Berita Terbaru

TNI

*TNI–ADF Laksanakan Latihan _Move Patrol_ dan _Ambush_, Tingkatkan Kemampuan Taktis di Keris Woomera 2026* (Puspen TNI). Prajurit TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (_Australian Defence Force_/ADF) melaksanakan latihan taktik patroli bergerak (_move patrol_) dan penghadangan (_ambush_) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jumat (16/10/2026). Prajurit Yonif 521/DY dipimpin Dantim Letda Inf Imanuel Lumingkewas, sementara personel ADF dipimpin Lt. Glare. Latihan ini meningkatkan kemampuan adaptasi, ketangkasan, dan respons cepat prajurit saat beroperasi di medan hutan pada tingkat regu. Dalam skenario _move patrol_, prajurit TNI dan ADF bergerak dalam formasi taktis terintegrasi melintasi area yang diasumsikan sebagai wilayah rawan musuh. Kedua pihak saling bertukar prosedur standar operasi dengan fokus pada kelancaran komunikasi saat merespons ancaman mendadak di sepanjang rute patroli. Integrasi pasukan kemudian diuji melalui eksekusi penghadangan dan prosedur konsolidasi setelah penghadangan (_post-ambush action_). Latihan ini menjadi momentum bagi TNI dan ADF untuk memperkuat interoperabilitas di tingkat taktis. Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI meningkatkan profesionalisme prajurit, sekaligus menjadi wujud diplomasi militer Indonesia dalam mempererat kepercayaan dan hubungan bilateral di kawasan Indo-Pasifik. #tniprima #keriswoomera2026 Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Inf Agus Susanto, S.E., M.M.

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:00 WIB