Home / TNI

PERESMIAN KRI SRIWIJAYA-100, RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jalesveva Jayamahe
Jakarta, 24 September 2026,-Setelah menempuh pelayaran lintas kawasan dari Italia menuju Indonesia, kapal perang yang sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi kini secara resmi menjadi bagian dari kekuatan TNI AL melalui rangkaian Reflagging dari bendera Italia yang berganti dengan bendera Indonesia. Acara tersebut dipimpin oleh Chief Of Staff Italian Navy Admiral Giuseppe Berutti Bergotto dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/05).

Setelah resmi berganti bendera merah putih, rangkaian dilanjutkan dengan peresmian dan pengukuhan Komandan KRI Sriwijaya-100 yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Prosesi tersebut menjadi momentum penting yang menandai perubahan status kapal sekaligus transformasi identitasnya sebagai bagian dari armada TNI AL. Kapal yang sebelumnya memperkuat Angkatan Laut Italia tersebut kini mengemban nama KRI Sriwijaya-100, dengan bendera Merah Putih sebagai simbol kedaulatan dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebelumnya, kapal tersebut telah menempuh pelayaran selama 25 hari dengan jarak sekitar 6.870 mil laut, melintasi Terusan Suez, Laut Merah dan Samudra Hindia. Dalam perjalanan menuju Indonesia, kapal juga bersinggah di Mesir, Arab Saudi dan Sri Lanka untuk kebutuhan logistik, pengisian bahan bakar maupun dukungan teknis.

Baca Juga:  Respons Dampak Kemarau, Lanud Sjamsudin Noor Kembali Salurkan Air Bersih untuk Warga

Kehadiran KRI Sriwijaya-100 nantinya akan berfungsi untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP) khususnya dalam penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan dan mempertegas langkah maju TNI dalam memperkuat dan memodernisasi Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) TNI AL, sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia terhadap pertahanan dan pengamanan wilayah laut Indonesia. Hal ini mencerminkan kesiapan Indonesia dalam membangun kekuatan matra laut, sekaligus menjawab tantangan keamanan maritim di masa depan.

 

Berita Terkait

Tinjau Posko OMC, Wakasau Tekankan Optimalisasi Operasi Udara dalam Penanggulangan Karhutla
TNI AL DAN DINAS KEHUTANAN GAGALKAN PENYELUNDUPAN KAYU HASIL PEMBALAKAN HUTAN DARI NABIRE KE SURABAYA
TNI AU Uji Keterpaduan Evakuasi Medis Udara, Perkuat Dukungan Misi Kemanusiaan
Panglima TNI Hadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
Dry Ice dari Udara, TNI Upayakan Mengurai Asap Karhutla di Palembang
Police Go to School, Polsek Koja Ajak Pelajar Cegah Tawuran dan Jaga Keamanan Lingkungan
Lanjutkan Misi Penyemaian Dry Ice, Lanud Sjamsudin Noor Kerahkan Pesawat NC-212 dalam 3 Sortie
Wujudkan Sanitasi Layak bagi Masyarakat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel Percepat Pembangunan MCK

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Tinjau Posko OMC, Wakasau Tekankan Optimalisasi Operasi Udara dalam Penanggulangan Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:38 WIB

TNI AL DAN DINAS KEHUTANAN GAGALKAN PENYELUNDUPAN KAYU HASIL PEMBALAKAN HUTAN DARI NABIRE KE SURABAYA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:00 WIB

TNI AU Uji Keterpaduan Evakuasi Medis Udara, Perkuat Dukungan Misi Kemanusiaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:59 WIB

Panglima TNI Hadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:57 WIB

Dry Ice dari Udara, TNI Upayakan Mengurai Asap Karhutla di Palembang

Berita Terbaru