Sambangi SDN Gunung 01, Kapolda Metro Jaya Ajak Siswa Biasakan Tertib dan Saling Peduli

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

jurnalaktual.com  | | JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengajak siswa-siswi SDN Gunung 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, membangun karakter sejak dini melalui kebiasaan tertib, disiplin, dan peduli terhadap sesama. Pesan tersebut disampaikan dalam kunjungannya ke kelas I C, III A, dan VI C pada Senin (12/10/2026) pagi.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui tanya jawab langsung, Kapolda mengajak anak-anak bercerita tentang pandangan mereka terhadap polisi serta cita-cita yang ingin diraih. Ia mengenalkan polisi sebagai sahabat anak yang hadir untuk melindungi dan membantu. Interaksi tersebut juga diisi dengan pemberian hadiah kepada siswa yang menjawab pertanyaan dengan benar sebagai bentuk apresiasi dan dorongan untuk berani berbicara serta aktif belajar.

 

Salah satu kebiasaan yang ditekankan ialah menggunakan helm saat bepergian dengan sepeda motor, termasuk ketika dibonceng orang tua menuju sekolah. Kapolda menjelaskan bahwa memakai helm bukan sekadar mematuhi aturan, melainkan kebutuhan untuk melindungi kepala apabila terjadi benturan atau kecelakaan.

 

Anak-anak juga diajak mengingatkan ayah dan ibu agar selalu memakai helm sehingga keselamatan menjadi kebiasaan bersama dalam keluarga.

 

Pembentukan karakter turut dikenalkan melalui perilaku sederhana di sekolah dan tempat umum, seperti membiasakan antre, menghormati orang lain, mengingatkan kesalahan dengan cara yang baik, serta menolong teman yang mengalami kesulitan. Anak-anak diajak menghargai perbedaan, bermain bersama tanpa mengucilkan siapa pun, dan berani meminta maaf serta memperbaiki diri ketika berbuat salah.

Baca Juga:  Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Koja Beri Edukasi di SMP Al Khairiyah 1

 

Kapolda juga memotivasi siswa untuk tekun belajar dan berani menyampaikan cita-cita. Para siswa diajak berbagi kebiasaan belajar yang baik, antara lain memperbanyak membaca, membuat rangkuman pelajaran, berlatih, serta membatasi waktu bermain gim agar tidak berlebihan. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar sebagai bekal meraih masa depan.

 

Dalam pencegahan perundungan, siswa dikenalkan pada berbagai bentuk tindakan yang dapat menyakiti teman, mulai dari memukul, mengejek, mengucilkan, hingga mempermalukan melalui media sosial. Anak-anak diingatkan untuk tidak ikut menertawakan teman yang mengalami perundungan, melainkan membantu dengan cara yang aman dan segera memberitahukannya kepada guru.

 

“Bercerita bukan mengadu, tetapi mencari pertolongan,” menjadi pesan Kapolda dalam materi penyuluhan. Anak-anak didorong untuk berani meminta bantuan kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya ketika mengalami perundungan, tersesat, maupun menghadapi kesulitan. Layanan Polisi 110 turut dikenalkan sebagai sarana meminta bantuan kepolisian yang dapat dihubungi dengan pendampingan guru atau orang tua.

Baca Juga:  JAGA JAKARTA ON THE SPOT BHABINKAMTIBMAS SERAP ASPIRASI WARGA, SAMPAIKAN BAHAYA TAWURAN, NARKOBA DAN JUDI ONLINE

 

Kepada kepala sekolah dan guru, Kapolda menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga pembentukan etika, adab, dan kepedulian sosial sejak kelas I. Pembiasaan tersebut perlu ditanamkan melalui keteladanan dan praktik sehari-hari. Sikap sopan dan menghormati orang lain juga harus berjalan seiring dengan keberanian anak untuk bertanya serta menyampaikan persoalan. Sekolah diharapkan menyediakan ruang bercerita yang aman dan menindaklanjuti setiap laporan perundungan secara tepat.

 

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menekankan pentingnya dukungan guru dan orang tua agar anak merasa aman untuk menyampaikan masalah serta memperoleh bantuan yang tepat. Sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, edukasi ini diharapkan mempererat kerja sama kepolisian, sekolah, dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Setiap anak perlu merasa didengar dan mengetahui bahwa mereka tidak harus menghadapi kesulitan seorang diri.

 

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

 

Reporter : Edo

Berita Terkait

Menguras Air Mata, Film Pendek “Senyum yang Kembali di Bawah Tiang Bendera” Angkat Perjuangan Siswi Pengidap Kanker
HIGH TREASON Dan Kesalahan Filosofis Konsep Hukum Hans Kelsen & John Austin
Jaga Tradisi dan Budaya Masyarakat, Kapolresta Cirebon Pimpin Langsung Pengamanan Memayu Buyut Trusmi
Yayasan Seni Budaya Betawi Hutan Kota Srengseng Adakan Tasyakuran 
Tanpa Legal Basis, Kompensasi PKL Pakai Uang Perumda Masuk Delik Korupsi Pasal 2 dan 3
Kapolres Sumedang Bersama Forkopimda Monitoring Pilkades Digital Serentak 2026, Pastikan Keamanan dan Kelancaran Pemungutan Suara
Polresta Cirebon Ungkap Dugaan Peredaran Tembakau Sintetis di Palimanan, 15 Paket Seberat 10,10 Gram Diamankan
Kapolresta Cirebon Turun Langsung Pantau Gatur Lalu Lintas, 979 Personel Siaga di 166 Titik

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 07:17 WIB

Menguras Air Mata, Film Pendek “Senyum yang Kembali di Bawah Tiang Bendera” Angkat Perjuangan Siswi Pengidap Kanker

Rabu, 4 November 2026 - 08:59 WIB

HIGH TREASON Dan Kesalahan Filosofis Konsep Hukum Hans Kelsen & John Austin

Minggu, 1 November 2026 - 13:58 WIB

Jaga Tradisi dan Budaya Masyarakat, Kapolresta Cirebon Pimpin Langsung Pengamanan Memayu Buyut Trusmi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Yayasan Seni Budaya Betawi Hutan Kota Srengseng Adakan Tasyakuran 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Tanpa Legal Basis, Kompensasi PKL Pakai Uang Perumda Masuk Delik Korupsi Pasal 2 dan 3

Berita Terbaru