Pemkot Bekasi dan Kepolisian Bersatu Lawan Perundungan di Kalangan Pelajar

- Jurnalis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi bersama kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat upaya pencegahan perundungan di kalangan pelajar. Ajakan ini disampaikan melalui kegiatan Bekasi Bersatu 2026 bertema “Kampanye Gerakan Ruang Aman dan Bebas Bullying” yang digelar di Plaza Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta tersebut dihadiri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Kapolsek Bekasi Selatan AKP Rumangga P. Napitupulu, perwakilan unsur pendidikan, pelajar SMA, serta pelaku usaha. Pertemuan ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor untuk membangun lingkungan sosial dan pendidikan yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menekankan pentingnya tanggung jawab bersama dalam melindungi generasi muda. Ia mengapresiasi keterlibatan pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya perundungan. “Semoga langkah kecil ini menjadi bagian nyata dari sosialisasi dan edukasi,” ujar Tri.

Dukungan kepolisian diwujudkan melalui pembacaan Deklarasi Suara Pelajar oleh Kapolsek Bekasi Selatan AKP Rumangga P. Napitupulu. Salah satu komitmen yang disampaikan adalah “Menolak segala bentuk perundungan, kekerasan, dan kejahatan di lingkungan sekolah maupun media sosial.” Deklarasi ini mengajak pelajar berperan aktif dalam mencegah perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga:  Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Bekasi Selatan Gelar Razia Stasioner Tekan Kejahatan Jalanan

Partisipasi kepolisian dalam kampanye ini sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menempatkan kolaborasi sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Melalui edukasi dan pendekatan preventif, kepolisian turut mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mencegah kekerasan sejak dini.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan senam bersama, penempelan stiker secara simbolis pada papan keberanian bersuara, serta hiburan musik. Kolaborasi pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat diharapkan terus berkembang menjadi langkah nyata dalam menciptakan ruang yang aman bagi anak-anak untuk belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi diri.

Berita Terkait

Kodim 1710/Mimika Rampungkan 10 Titik Jembatan Beton Garuda Merah Putih di Kabupaten Mimika
Kapolsek Bekasi Selatan Bacakan Deklarasi Anti-Perundungan, Ajak Pelajar Berani Melapor
Polsek Koja Perkuat Patroli KRYD, Cegah Tawuran dan Kriminalitas Jalanan
Polri Mutasi 199 Personel, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
Wali Kota Bekasi Ajak Pelajar Berani Bersuara dan Tolak Perundungan
Pemkot Bekasi dan Kepolisian Bersatu Lawan Perundungan di Kalangan Pelajar
Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan
Gerak Cepat Polisi, Tersangka Kekerasan Seksual terhadap Santriwati di Bekasi Ditangkap dan Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Kodim 1710/Mimika Rampungkan 10 Titik Jembatan Beton Garuda Merah Putih di Kabupaten Mimika

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Kapolsek Bekasi Selatan Bacakan Deklarasi Anti-Perundungan, Ajak Pelajar Berani Melapor

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Polsek Koja Perkuat Patroli KRYD, Cegah Tawuran dan Kriminalitas Jalanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Polri Mutasi 199 Personel, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Pemkot Bekasi dan Kepolisian Bersatu Lawan Perundungan di Kalangan Pelajar

Berita Terbaru