Mahasiswa UIN Jakarta dan UI Presentasikan Riset Wakaf Rumah Sakit di GLOW 2026

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, 13 Oktober 2026 – Mahasiswa Program Studi MHES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Hero Riyaldy Nursla Langlang Buana, bersama mahasiswi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI), Syasya Halimatusya’diyah, tampil sebagai paper presenter dalam The 2nd Global Conference on Waqf Development (GLOW) 2026 yang diselenggarakan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Kegiatan berlangsung di Menara Syariah PIK 2, Selasa (13/10/2026), pukul 09.00–16.00 WIB.
GLOW merupakan forum internasional yang mempertemukan pakar, pembuat kebijakan, akademisi, dan praktisi untuk membahas peran wakaf dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan ketahanan ekonomi umat. Tahun ini GLOW mengusung tema Advancing Inclusive Productive Waqf for Global Economic Resilience.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum tersebut, Hero dan Syasya memaparkan makalah berjudul “Tata Kelola Inovasi Sosial Syariah Mendorong Wakaf Keberlanjutan: Studi Kasus Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI–Dompet Dhuafa.” Riset ini disusun bersama Retno Kusumastuti Hardjono dari Universitas Indonesia.

Baca Juga:  Hadir di Tengah Para Investor, Ketum APKLI MP Ingatkan Vitalnya Peran UKM PKL

Penelitian berangkat dari tingginya angka gangguan penglihatan di Banten dan terbatasnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat prasejahtera. Para peneliti menganalisis bagaimana Rumah Sakit Mata Achmad Wardi (RSAW) di Serang, hasil kolaborasi BWI dan Dompet Dhuafa yang dibangun di atas tanah wakaf dan didanai melalui Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) SW001, mampu menjaga keberlanjutan operasionalnya.

Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian melibatkan delapan informan kunci dari manajemen rumah sakit, BWI, Dompet Dhuafa, BPJS Kesehatan, dan pasien. Hasilnya menunjukkan bahwa tata kelola RSAW mengintegrasikan nilai maqashid syariah (perlindungan akal, harta, jiwa, agama, dan keturunan) dengan kapabilitas inovasi organisasi.

Selain itu, RSAW menerapkan model bisnis hibrida yang memadukan misi sosial dan orientasi ekonomi. Layanan operasi katarak gratis dari dana zakat dan wakaf, yang disebut telah menjangkau 4.480 pasien dhuafa, berjalan beriringan dengan layanan bagi pasien BPJS Kesehatan dan asuransi swasta melalui skema subsidi silang serta pengelolaan surplus wakaf.

Baca Juga:  Mengintegrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim

“Wakaf produktif akan bertahan ketika tata kelola syariah dan model bisnis yang sehat berjalan bersama. RSAW bisa menjadi rujukan bagi pengembangan aset wakaf di sektor kesehatan,” ujarHero Riyaldy Nursla Langlang Buana.

Penulis juga mengakui keterbatasan penelitian, seperti jumlah informan pasien yang terbatas dan pendekatan yang hanya kualitatif. Mereka menyarankan penelitian lanjutan dengan metode kuantitatif atau campuran, serta mereplikasi kajian pada aset wakaf kesehatan lainnya.
Partisipasi ini diharapkan memperkuat kontribusi mahasiswa dalam pengembangan kajian wakaf produktif di Indonesia.

(Redaksi/[nama penulis berita])

Berita Terkait

Kunjungi Negeri Istana Kabupaten Siak Sri Indrapura, Danlanal Dumai Perkuat Sinergi Hadirkan Pengabdian
Ketua Umum PMII Cabang Ciputat Menyoroti Bahwa Langkah KPU Sangat Tepat dan Transparan Dalam Verifikasi Pencalonan Pilpres 2024
Dilema Sepeda Motor di Indonesia: Bertahan Hidup atau Mempertaruhkan Keselamatan?
Ketua Umum APKLI MP Sebut Dasco Berperan Besar Jembatani Aspirasi Pedagang Kecil Ke Presiden Prabowo
Primnaskop Agregator UKM PKL dan Sekolah Usaha Rakyat Kecil (SURK) APKLI MERAH PUTIH, Ketua Umum: Keniscayaan Urgensif
Menembus Isolasi Mahakam Ulu, Jalan Darat Buka Peluang Baru Ekonomi Perbatasan
HUT Ke-81 TNI, Lanal Bintan Salurkan Ratusan Paket Sembako Untuk Warga Bintan Timur
Dukung Gubernur Pramono Anung, Beky Mardani Tegaskan Bulan Dana PMI 2026 Sukarela, Tanpa Paksaan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Mahasiswa UIN Jakarta dan UI Presentasikan Riset Wakaf Rumah Sakit di GLOW 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Kunjungi Negeri Istana Kabupaten Siak Sri Indrapura, Danlanal Dumai Perkuat Sinergi Hadirkan Pengabdian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Ketua Umum PMII Cabang Ciputat Menyoroti Bahwa Langkah KPU Sangat Tepat dan Transparan Dalam Verifikasi Pencalonan Pilpres 2024

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Dilema Sepeda Motor di Indonesia: Bertahan Hidup atau Mempertaruhkan Keselamatan?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Ketua Umum APKLI MP Sebut Dasco Berperan Besar Jembatani Aspirasi Pedagang Kecil Ke Presiden Prabowo

Berita Terbaru