Cegah Bullying dan Tawuran Sejak Dini, Wakapolres Jakarta Utara Sambangi SMP Negeri 30

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Upaya membangun generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan sadar hukum terus dilakukan Polres Metro Jakarta Utara melalui program Police Goes to School. Kali ini, Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara di SMP Negeri 30 Jakarta, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.30 WIB tersebut menjadi sarana bagi kepolisian untuk menyampaikan pesan edukatif kepada para pelajar mengenai pentingnya pendidikan, kedisiplinan, penghormatan terhadap guru, serta pencegahan perundungan dan tawuran antarpelajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, AKBP Rohman Yonky Dilatha menegaskan bahwa pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, para siswa diharapkan memanfaatkan masa sekolah untuk menuntut ilmu, mengembangkan potensi diri, dan mempersiapkan masa depan dengan sebaik-baiknya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghormati guru, menjaga hubungan baik dengan sesama teman, serta menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Menurutnya, lingkungan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi setiap siswa untuk belajar dan berkembang. Oleh karena itu, tindakan perundungan atau bullying, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial, perlu dicegah bersama.Para pelajar juga diimbau untuk tidak merasa lebih hebat daripada orang lain, melainkan membangun sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama.

Baca Juga:  Wapang TNI Tinjau Perbatasan dan Pembangunan Infrastruktur di Miangas

Selain perundungan, bahaya tawuran menjadi perhatian dalam amanat tersebut. Para siswa diingatkan agar tidak terlibat maupun ikut-ikutan dalam aksi kekerasan yang berpotensi membahayakan keselamatan dan menimbulkan konsekuensi hukum.Agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan negatif, termasuk informasi bohong atau hoaks yang beredar di media sosial. Kemampuan menyaring informasi dan menggunakan media sosial secara bijak dinilai penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang merugikan.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa juga diajak menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsa dan negara, serta mengembangkan karakter yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.

Para pelajar diharapkan mampu menjadi agent of change atau agen perubahan yang memberikan pengaruh positif bagi keluarga, lingkungan sekolah, dan masyarakat.

Pesan mengenai keselamatan berlalu lintas turut disampaikan. Siswa diingatkan untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak mengendarai sepeda motor apabila belum memenuhi persyaratan hukum.Penggunaan helm dan kepatuhan terhadap ketentuan berkendara juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran keselamatan sejak dini.

Baca Juga:  Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital

Dalam kesempatan itu, kepolisian mengingatkan bahwa siswa maupun tenaga pendidik dapat menghubungi layanan Kepolisian 110 apabila mengetahui atau mengalami tindak kriminal yang membutuhkan penanganan petugas.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong keberanian untuk melaporkan kejadian yang membahayakan serta memperkuat kerja sama antara lingkungan sekolah dan kepolisian dalam menjaga keamanan.

Kegiatan Police Goes to School tersebut dihadiri Kabag Ren Polres Metro Jakarta Utara AKBP Bambang Handoko, S.Sos., M.Si., Ps. Kasat Binmas Kompol Widodo, S.Sos., Kasi Propam Kompol I Gede Ngurah, S.H., M.H.,sejumlah personel Polres Metro Jakarta Utara, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawa Badak Utara AIPTU Sigit Kamseno.Turut hadir Kepala SMP Negeri 30 Jakarta Umi Artatik, M.Pd., bersama jajaran wakil kepala sekolah, tenaga administrasi, dewan guru, dan tenaga kependidikan.

Melalui kegiatan ini, kepolisian mendorong penguatan sinergi dengan pihak sekolah untuk membangun lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung perkembangan siswa.Pencegahan perundungan, tawuran, serta penyebaran hoaks diharapkan menjadi tanggung jawab bersama sehingga para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Berita Terkait

Operasi Patuh Jaya 2026, Polres Metro Bekasi Kota Ajak Masyarakat Wujudkan Lalu Lintas Tertib, Aman dan Berkeselamatan
Demi Kampung Lebih Maju, Mama-Mama Kampung Yamboi Turun Tangan Bantu Satgas TMMD
Tak Sekadar Jaga Keamanan, Polri Ajak Pelajar Peduli Pendidikan dan Lingkungan
TNI Kerahkan Pesawat Udara Semai Lebih dari 10 Ton Bahan Untuk OMC Atasi Karhutla di Kalimantan
Polisi Peduli Pendidikan, Polda Metro Jaya Edukasi Siswa Cegah Perundungan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi Dini Hari, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas
Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Gelar Apel Operasi Patuh Jaya 2026, Sasaran Keselamatan Berlalu Lintas
Keberhasilan Misi OMC, Lanud Sjamsudin Noor Sukses Hadirkan Hujan Buatan di Langit Kalimantan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026, Polres Metro Bekasi Kota Ajak Masyarakat Wujudkan Lalu Lintas Tertib, Aman dan Berkeselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Demi Kampung Lebih Maju, Mama-Mama Kampung Yamboi Turun Tangan Bantu Satgas TMMD

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Tak Sekadar Jaga Keamanan, Polri Ajak Pelajar Peduli Pendidikan dan Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:03 WIB

TNI Kerahkan Pesawat Udara Semai Lebih dari 10 Ton Bahan Untuk OMC Atasi Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi Dini Hari, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru