Puskesmas WONOAYU Peduli Kesehatan, Sidak DBD di Desa POPOH

Sidoarjo-JA. Petugas Puskesmas serta Bidan Desa melakukan kegiatan kunjungan di Perum TAS-3 Desa Popoh Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo, Rabu, 02/06/21. Hal dilakukan lantaran ada laporan dari warga terkait salah warga yang terkena penyakitDemam BerDarah (DBD) di wilayah tersebut.

Warga berinisiatif untuk melakukan pencegahan dengan melakukan penyemprotan massal. Kunjungan yang pimpin langsung oleh Alif Setyowati bersama 7 rekannya untuk mentindak lanjuti adanya penyakit yang BERBAHAYA itu.

“kami akan segera melakukan tindakan dengan mengunjungi rumah dan lingkungan sekitar dan apakah benar kondisi banyak terdapat berkembangnya nyamuk nggak dan memastikan apakah mereka terkena di sini apa di tempat lain karena kalau disemprot itu menggunakan bahan kimia sangat berbahaya dan kecuali kalau yang terpaksa korban ada beberapa atau memang wabah. “terang Alif Setyowati yang juga menjabat Bidan desa POPOH itu.

Selaku petugas kesehatan langsung tanggap menyikapi laporan warga akan bahayanya penyakit demam berdarah. Mereka juga memberikan arahan kepada keluarga yang dikunjungi dan pejabat desa setempat solusi terbaik jangka pendek adalah melakukan kegiatan kerja bhakti massal dengan menerapkan sistem 3M (menguras,menuntup dan mengubur).

Karena di lingkungan sekitar masih banyak lahan dan rumah kosong yang mempermudah berkembangnya nyamuk penyebab penyakit demam berdarah.dan berharap warga menunda atau tidak melakukan penyemprotan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan kepedulian petugas kesehatan dan Alhamdulillah anak kami sudah proses penyembuhan serta segera akan kami berikan hasil diagnosanya agar bisa menjelaskan warga kalau korban terkena virus DB dari sini atau tempat lain.”ungkap Bu Ana orang tua korban.

Setelah di adakan sidak ke 16 rumah seekitar keluarga korban,ternyata semua tidak ada tanda tanda yang membahayakan seperti gejala badan panas ,dan yang lalai untuk membersihkan bak mandi dan tempat lain untuk berkembang nya nyamuk itu hanya 5 persen. sos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *