Polsek Ringin Rejo “TERKESAN ” Tutup Mata dan Tutup Telinga Dengan Adanya Sabung Ayam Kembali Beroperasi di Selodono

 

Kediri, Jurnalaktual.com – Judi masih merajalela di wilayah hukum polres Kediri. Salah satunya di Desa Selodono Kecamatan Ringin Rejo Kabupaten Kediri. Senin,(21/06/2021)

Hukuman pidana seakan tidak digubris oleh para pemilik kalangan perjudian sabung ayam dan othok di daerah Kabupaten Kediri untuk tetap menjalankan praktek usahanya.

Kegiatan Perjudian adu ayam dan dadu otok di Desa Selodono itu masih saja berlangsung dan tidak menghiraukan protokoler kesehatan tentang larangan berkerumun untuk menghindarkan masyarakat agar tidak terpapar virus covid-19.

Pemilik kalangan tersebut “seakan” tidak peduli jika virus covid-19 membahayakan kesehatan dan bahkan bisa mengakibatkan hilangnya nyawa.

Kegiatan haram dan melawan hukum tersebut disinyalir luput dari pengawasan pihak kepolisian Polres Kediri dan dinas terkait sehingga Perjudian di Desa Selodono itu “terkesan” Kebal hukum.

Melalui informasi yang berhasil diperoleh awak media di lapangan diketahui bahwa kalangan judi sabung ayam ini menggandeng pihak aparat yang “diduga” menjadi backing perjudian, sehingga terlihat aman dan tidak ada aduan masyarakat tentang praktek haram tersebut.

Padahal jelas – jelas perjudian melanggar Perda Provinsi Jatim No. 2 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Daerah Provinsi Jatim No. 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan, ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, juga melanggar Pergub Jatim No. 53 tahun 2020 , tentang penerapan Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona virus Disease 2019, bahkan sampai melanggar Inpres No. 6 tahun 2020, serta melanggar UNDANG – UNDANG HUKUM PIDANA ( KUHP ) Pasal 303 tentang Perjudian.

Lokasi perjudian
Lokasi perjudian

Perlu diketahui, perjudian sabung ayam merupakan perbuatan melawan hukum pidana. Undang-undang Perjudian No.7 Tahun 1974 menegaskan bahwa, setiap kegiatan perjudian adalah merupakan tindak pidana dan diancam hukuman pidana.

Kasi Humas Polsek Ringin Rejo ketika dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp mengatakan tidak mengetahui akan adanya kegiatan tersebut dikarenakan sudah lepas dinas dan disarankan untuk menghubungi Kapolsek Ringin Rejo secara langsung.

Selanjutnya, Kapolsek Ringin Rejo AKP R Didik Sigit S saat akan dimintai konfirmasi oleh awak media via WhatsApp mengatakan jika sebenarnya tempat perjudian tersebut sudah pernah ditutup, namun beliau tidak mengetahui jika tempat perjudian tersebut telah buka kembali.

“Saya akan perintahkan Kanitreskrim untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait adanya Pekat perjudian sabung ayam dan otok di Selodono.” Imbuhnya.

Sampai berita ini diturunkan, awak media masih menunggu tindak lanjut dari aparat penegak hukum setempat untuk menertibkan dan menutup perjudian sabung ayam dan otok di Desa Selodono tersebut. dan yang menjadi ironis lagi untuk saat ini pemerintah bahu membahu bersama TNI dan Polri dalam memutus mata rantai pencegahan virus Covid 19 dan apalagi saat ini munculnya kembali. Virus Covid 19 dengan Variant baru dan cukup membahayakan .

HD salah satu warga mengatakan” iya mas sabung ayamnya masih buka, gak tau itu gimana kok masih buka. Padahal kan masih rawan Corona”.

Setelah beberapa hari lalu media cetak maupun media online sempat memberitakan perjudian tersebut, pihak Polsek Ringin Rejo belum memberikan konfirmasi terkait pelanggaran judi sabung ayam dan othok yang berada di Desa Selodono.(Team)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *