Tanah Client Diserobot Sahlan Azwar Gugat Mafia Tanah

Surabaya,Jurnalaktual.com – Dua ahli waris Lalu Oemar, Arifin dan Andri Kurniawan menggugat Achmad Chaldun dan YKP di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Karena tanah yang dibeli almarhum ayahnya seluas 441M2 di Menanggal Blok MG.O-01 Kelurahan Menanggal dicaplok pihak tergugat.

Tanah itu disewakan untuk UMKM.

Penggugat tahu tanahnya diserobot mafia tanah pada 2020.

YKP ikut digugat karena menjual tanahnya ke Chaldun. Tapi Chaldun tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan tanah.

Dia hanya punya bukti kwitansi pembelian dari YKP. “Bukan merupakan bukti kepemilikan yang sah menurut hukum yang berlaku di Indonesia,” kata Sahlan Azwar. SH, MH.

Sebaliknya, penggugat lanjut Sahlan punya bukti IPEDA. Bukti itu sah karena dikeluarkan dan dilegalisir oleh kelurahan.

Dikatakan Almarhum Oemar dulu membeli tanah itu dari warga setempat saat masih berupa sawah. Dulu juga ada bukti penyerahan tanah dari warga.

Penggugat menelusuri asal usul tergugat mendapatkan tanah. Tergugat membeli dari YKP. YKP berdasarkan peta bidang tanahnya di seberang tanah penggugat. Chaldun dan YKP sudah melakukan perbuatan melawan hukum.

Tanah di situ sebenarnya 2 hektar. Tapi, 1,8 hektar sudah dicaplok mafia-mafia tanah. Ucap Sahlan. Jum’at (2/7).

Salah satunya yang dikuasai tergugat. Sahlan menambahkan, akan menggugat semua mafia yang menguasai tanah satu per satu. “Gugatan ini hanya permulaan. Nanti akan kami gugat semuanya.Tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *