Dorong Solusi Demokratis, Lutfi Nasution Ajak Publik Manfaatkan Ruang Dialog Terbuka

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

JAKARTA, jurnalaktual.com :

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menyikapi dinamika sosial politik tanah air serta rencana aksi massa yang akan digelar pada Kamis, 27 Agustus 2026, Pengamat Sosial Politik Swarna Dwipa Institute sekaligus Aktivis 98, Lutfi Nasution atau Lunas, menyampaikan pandangan serta sikap resminya.

 

Aksi massa yang mengangkat isu pengesahan RUU Perampasan Aset, penegakan hukum, serta pemberantasan korupsi dinilai sebagai bentuk kepedulian yang sejalan dengan cita-cita Reformasi 1998.

 

Kendati demikian, ia mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar senantiasa menjaga kondusivitas dan mewaspadai potensi penyusupan.

 

“Kepada para mahasiswa, buruh, dan aliansi masyarakat lainnya yang akan turun ke jalan, kami ingatkan agar tidak terprovokasi dan disusupi oleh ‘penunggang gelap’ yang berniat membelokkan aksi damai menjadi tindakan anarkis,” ujar Lutfi di Jakarta, Kamis (27/8).

 

Lutfi menegaskan, bahwa penyampaian aspirasi publik harus dilakukan melalui kontribusi pemikiran dan solusi yang demokratis, bukan dengan cara-cara anarkis yang justru merugikan semua pihak serta mengganggu ketertiban umum.

 

“Penyampaian kritik maupun pengawalan terhadap kebijakan negara harus selalu dilakukan melalui jalur-jalur konstitusional dan demokratis. Jalan anarkis dinilai hanya akan merugikan semua pihak—baik masyarakat, fasilitas umum, maupun stabilitas negara secara keseluruhan,” tegasnya.

Baca Juga:  Capaian 31,06% CKG Dinkes Kabupaten Cirebon, Wujud Rasa Sayang Pemerintah untuk Rakyat dan Dukung Program Asta Cita Presiden RI

 

Dukungan bagi Pemerintahan Prabowo

 

Selain menyoroti substansi aksi, Aktivis 98 ini juga menyatakan dukungannya kepada Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran kabinetnya.

 

Pemerintah didorong untuk terus fokus bekerja memperbaiki berbagai sektor strategis, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kopdes/Kopkel Merah Putih, kesehatan, pendidikan, peningkatan gaji buruh, hingga masalah sosial lainnya.

 

“Kita harus mendukung Program Presiden Prabowo yang dicanangkan dalam Asta Cita, karena seluruh agenda tersebut hanya dapat berjalan optimal dalam iklim demokrasi yang kondusif,” imbuhnya.

 

Pentingnya Dialog dan Keterbukaan DPR RI serta Kementerian

 

Lutfi mengapresiasi lembaga legislatif dan eksekutif saat ini yang dinilainya sudah sangat terbuka dalam menerima masukan publik. Oleh karena itu, ia mendorong agar aksi massa di jalan diposisikan sebagai pemantik, yang kemudian ditindaklanjuti melalui dialog intensif dan audiensi formal dengan DPR RI maupun kementerian terkait.

Baca Juga:  Kenal Sambut Kajari, Bupati Imron Dorong Penguatan Sinergi Daerah

 

“Melakukan dialog dengan DPR RI dan atau kementerian terkait adalah cara paling efektif untuk menguji gagasan secara objektif tanpa harus mengorbankan ketertiban umum,” tambahnya.

 

Pengawasan Konsisten oleh Publik

 

Lutfi menekankan, bahwa iklim demokrasi yang sehat tidak berhenti pada ruang-ruang dialog semata. Setiap kebijakan maupun hasil kesepakatan yang telah dirumuskan bersama harus terus dilakukan pengawasan secara konsisten oleh publik.

 

“Jadi, setiap hasil kesepakatan dan kebijakan pemerintah harus terus dilakukan pengawasan secara konsisten oleh publik agar implementasinya benar-benar berpihak kepada rakyat,” jelasnya.

 

Sementara itu, pihak keamanan juga diminta untuk tetap profesional, humanis, dan tidak terpancing oleh provokasi “penunggang gelap” yang berpotensi menciderai nilai-nilai demokrasi selama pengawalan aksi berlangsung.

 

“Kami meminta pihak keamanan agar tetap humanis, menjaga situasi tetap kondusif, serta tidak terpancing oleh provokasi “penunggang gelap” yang berpotensi mencederai nilai-nilai demokrasi,” pungkas Lutfi.

 

 

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

 

Reporter : Edo

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta
Ancaman Krisis Ekonomi hingga Kepercayaan Pasar: Imbas Sorotan Jual-Beli Jabatan di Kementerian Keuangan
Diduga Capai Rp100 Miliar, Isu Jual-Beli Jabatan di Kemenkeu Ancam Stabilitas Pasar dan IHSG
DPN AMAR Meminta KPK & Kejaksaan Agung RI, Tindaklanjuti (BPHTB) Kota Medan Tahun 2025, Hasil Temuan BPK RI
DHIPA ADISTA JUSTICIA PERKUAT PERAN SEBAGAI BENTENG HUKUM BAGI UMKM INDONESIA
Tiga Kapal Patroli KPLP Disiagakan Antisipasi Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau
Perkuat Konsolidasi, BM PAN Kabupaten Bandung Gandeng DPP Siapkan Buku Referensi Kader
Presiden Prabowo Diserahkan di Kuningan: Meringankan Beban Pengemudi Lansia, Mendorong Ekonomi dan Pariwisata

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 00:00 WIB

Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

Minggu, 13 September 2026 - 14:08 WIB

Ancaman Krisis Ekonomi hingga Kepercayaan Pasar: Imbas Sorotan Jual-Beli Jabatan di Kementerian Keuangan

Minggu, 13 September 2026 - 14:06 WIB

Diduga Capai Rp100 Miliar, Isu Jual-Beli Jabatan di Kemenkeu Ancam Stabilitas Pasar dan IHSG

Sabtu, 12 September 2026 - 19:38 WIB

DPN AMAR Meminta KPK & Kejaksaan Agung RI, Tindaklanjuti (BPHTB) Kota Medan Tahun 2025, Hasil Temuan BPK RI

Sabtu, 12 September 2026 - 17:43 WIB

DHIPA ADISTA JUSTICIA PERKUAT PERAN SEBAGAI BENTENG HUKUM BAGI UMKM INDONESIA

Berita Terbaru