Cegah Karhutla Berdampak ke Satwa, Menhut Raja Antoni Perkuat Gerak Cepat Rescue

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jurnalaktual.com | | Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni memperkuat gerak cepat penyelamatan satwa liar untuk mencegah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas terhadap orangutan dan satwa lainnya. Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan penanganan karhutla melalui pemadaman api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menhut Raja Antoni mengatakan dampak karhutla tidak hanya dirasakan manusia, tetapi juga satwa liar yang tidak dapat menyampaikan kondisi mereka. Karena itu, Kementerian Kehutanan bersama instansi terkait dan mitra konservasi memperkuat langkah konkret untuk menyelamatkan satwa terdampak.

 

“Jadi sebenarnya sudah banyak kerja yang dilakukan antara Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Kalimantan Barat, Pak Kepala Dinas juga, dengan mitra-mitra ya, termasuk YIARI. Kerja sama selama ini berjalan dengan baik, namun dalam konteks karhutla ini, kita kerja samanya lebih diperkuat lagi,” ujar Menhut Raja Antoni usai mengunjungi Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), Rabu (9/9/2026).

Baca Juga:  Ancaman Krisis Ekonomi hingga Kepercayaan Pasar: Imbas Sorotan Jual-Beli Jabatan di Kementerian Keuangan

 

Penguatan dilakukan melalui intensifikasi patroli dan sosialisasi kepada masyarakat. Menhut mengatakan kendaraan patroli akan digunakan lebih banyak dan lebih sering, sementara masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan orangutan yang keluar dari hutan atau masuk ke wilayah permukiman melalui nomor call center yang telah disosialisasikan.

 

“Kecepatan melaporkan dan kecepatan untuk me-rescue ini sangat penting, karena semakin lama orangutannya mengalami misalkan penyakit pernapasan ya, dari dampak karhutla, dan terlambat untuk di-treatment secara baik, nah itu akan mengakibatkan fatal,” katanya.

 

Menhut juga mengatakan dukungan terhadap mitra diperkuat melalui pemenuhan kebutuhan penanganan di lapangan, termasuk pompa air, pipa dan selang untuk mencegah lokasi terbakar, serta peralatan medis seperti tabung oksigen dan nebulizer. Jika dalam kondisi krisis dibutuhkan tambahan dokter hewan, Kemenhut juga membuka opsi untuk menugaskan dokter hewan dari balai lain yang tidak terdampak karhutla.

Baca Juga:  Menhut Raja Antoni : Banpres Karhutla Bukti Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat Sumsel

 

“Jadi apinya kita usahakan padam, padamkan ya, tapi di saat bersamaan, langkah emergensi untuk rescue ini menjadi sangat penting sekali,” tegas Menhut.

 

Menhut menambahkan, satwa yang berhasil diselamatkan akan diperiksa kesehatannya sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat yang dinilai aman dari karhutla. Ia menekankan pelepasliaran perlu dilakukan sesegera mungkin agar orangutan tidak terlalu lama berada di kandang dan tetap mempertahankan perilaku liarnya.

 

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

 

Reporter : Edo Lembang

Berita Terkait

Jenderal (Purn) Pol Agus Andrianto Hadiri Mubes ke 6 Dan Harlah ke 46 Putra Jawa Kelahiran Sumatera Puja kesuma
Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni : Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Manggala Agni Kemenhut
Menhut Raja Antoni : Banpres Karhutla Bukti Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat Sumsel
Ancaman Krisis Ekonomi hingga Kepercayaan Pasar: Imbas Sorotan Jual-Beli Jabatan di Kementerian Keuangan
Diduga Capai Rp100 Miliar, Isu Jual-Beli Jabatan di Kemenkeu Ancam Stabilitas Pasar dan IHSG
Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kalbar, Menhut Raja Antoni Dampingi 

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:58 WIB

Jenderal (Purn) Pol Agus Andrianto Hadiri Mubes ke 6 Dan Harlah ke 46 Putra Jawa Kelahiran Sumatera Puja kesuma

Jumat, 18 September 2026 - 10:12 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Jumat, 18 September 2026 - 09:56 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni : Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Kamis, 17 September 2026 - 13:01 WIB

Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Manggala Agni Kemenhut

Selasa, 15 September 2026 - 22:07 WIB

Menhut Raja Antoni : Banpres Karhutla Bukti Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat Sumsel

Berita Terbaru