Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni : Mereka Tak Bisa Minta Tolong

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jurnalaktual.com | | Jakarta : Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menegaskan perlindungan satwa liar menjadi bagian penting dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Menurutnya, dampak Karhutla tidak hanya dirasakan manusia, tetapi juga satwa liar yang rentan terhadap kebakaran dan tidak dapat meminta pertolongan ketika berada dalam kondisi terancam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Dampak karhutla ini tidak hanya kepada manusia, tapi makhluk hidup yang lain yang kebetulan mereka adalah makhluk hidup yang vulnerable terhadap karhutla,” ujar Menhut Raja Antoni, di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 SM Padang Sugihan, Kamis (17/9/2029).

 

Menhut Raja Antoni mengatakan satwa liar memiliki keterbatasan untuk menyampaikan kondisi mereka ketika menghadapi ancaman Karhutla. Hal tersebut berbeda dengan manusia yang dapat memberikan tanda atau meminta bantuan ketika berada dalam keadaan darurat.

Baca Juga:  Potensi Awan Hujan 10-15 September di Jambi Meluas, Pemerintah Perkuat OMC

 

“Dan mereka makhluk hidup yang tidak bisa meminta tolong, ya. Meminta, memberikan aba-aba SOS dan lain sebagainya. Berbeda dengan manusia,” katanya.

 

Karena kondisi tersebut, Menhut Raja Antoni telah memerintahkan jajaran Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di berbagai wilayah untuk turut memperkuat upaya perlindungan satwa liar di tengah penanganan Karhutla. Menurutnya, penyelamatan satwa perlu berjalan beriringan dengan upaya pemadaman api.

 

“Saya sudah perintahkan seluruh jajaran, BKSDA, di semua balai, ya. Untuk kita berjuang memadamkan api itu penting, tapi tak kalah penting adalah memproteksi satwa liar kita yang merupakan kekayaan yang luar biasa yang harus kita proteksi secara bersama-sama,” ujar Menhut Raja Antoni.

Baca Juga:  Menhut Raja Antoni : September Jadi Ladang Perjuangan, Karhutla Harus Ditangani Bersama

 

Dalam penanganan dampak Karhutla terhadap orangutan, Menhut Raja Antoni mengatakan Kemenhut bersama lembaga mitra juga telah menyiapkan jalur pelaporan bagi masyarakat. Warga yang menemukan orangutan di desa diminta tidak memberikan makanan atau melakukan penanganan sendiri, melainkan segera menghubungi call center agar BKSDA bersama mitra dapat melakukan penyelamatan.

 

Menhut Raja Antoni menambahkan penanganan satwa terdampak juga didukung sejumlah kebutuhan medis, termasuk oksigen dan nebulizer untuk membantu gangguan pernapasan. Peralatan untuk proses evakuasi serta dukungan dari dokter hewan juga disiapkan untuk mendukung penanganan satwa yang membutuhkan pertolongan.

 

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

 

Reporter : Edo Lembang

Berita Terkait

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat
Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Manggala Agni Kemenhut
Menhut Raja Antoni : Banpres Karhutla Bukti Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat Sumsel
Ancaman Krisis Ekonomi hingga Kepercayaan Pasar: Imbas Sorotan Jual-Beli Jabatan di Kementerian Keuangan
Diduga Capai Rp100 Miliar, Isu Jual-Beli Jabatan di Kemenkeu Ancam Stabilitas Pasar dan IHSG
Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kalbar, Menhut Raja Antoni Dampingi 
Cegah Karhutla Berdampak ke Satwa, Menhut Raja Antoni Perkuat Gerak Cepat Rescue
Penegakan Hukum Karhutla, Menhut Raja Antoni Segel Lokasi di Lapangan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:12 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Jumat, 18 September 2026 - 09:56 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni : Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Kamis, 17 September 2026 - 13:01 WIB

Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Manggala Agni Kemenhut

Selasa, 15 September 2026 - 22:07 WIB

Menhut Raja Antoni : Banpres Karhutla Bukti Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat Sumsel

Minggu, 13 September 2026 - 14:08 WIB

Ancaman Krisis Ekonomi hingga Kepercayaan Pasar: Imbas Sorotan Jual-Beli Jabatan di Kementerian Keuangan

Berita Terbaru