Kelompok Aktivis Tangerang Raya ANTFA Serukan Jaga Perdamaian dalam Menyikapi Momentum September Hitam

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TANGERANG – Dalam menyikapi momentum September Hitam, kelompok Aktivis Tangerang Raya yang tergabung dalam ANTFA, dalam diskusinya bersama sejumlah aktivis lainnya di Jakarta pada 16 September 2026, menekankan pentingnya menjaga suasana yang aman, damai, dan tertib, serta mengedepankan sikap saling menghormati.

Momentum September Hitam hendaknya dipandang sebagai kesempatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menghargai sejarah dan mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa yang terjadi di masa lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“September Hitam memiliki makna yang berkaitan dengan ingatan terhadap sejumlah peristiwa kekerasan dan persoalan hak asasi manusia yang pernah terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, penyikapan terhadap momentum tersebut perlu dilakukan secara bijaksana,” ujar Ketua ANTFA kepada media di Tangerang.

Baca Juga:  Panglima TNI Kunjungi Kompetisi Primarox 2026 Piala Panglima TNI di BSD

Ia menambahkan, penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, aspirasi tersebut harus disampaikan dengan tetap memperhatikan ketertiban umum, menghormati hak orang lain, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik maupun keresahan di tengah masyarakat.

“Penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat, namun harus dilaksanakan dengan tetap memperhatikan ketertiban umum, menghormati hak orang lain, serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan konflik maupun keresahan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Bhayangkari Turunkan 74 Nakes dalam Bakkes di Aceh Tamiang, Sediakan Cek Lab hingga Operasi Katarak Gratis

Hasil diskusi tersebut juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar di media sosial, khususnya informasi yang dapat mendorong terjadinya tindakan anarkis dan berpotensi merugikan masyarakat luas.

“Diskusi ini juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang menginginkan terjadinya kerusuhan, keributan, dan tindakan anarkisme,” tutup Ketua ANTFA.

Berita Terkait

Delapan Tahun GLR, Dari Perayaan Menjadi Langkah Nyata untuk Terus Bertumbuh dan Melayani
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Ketua Umum APKLI MP: Mereka Pilar Isi Perut Ratusan Juta Rakyat Indonesia
Rencana Penyesuaian Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek, Rekomendasi DTKJ dan Peningkatan Pelayanan
Korsleting Diduga Picu Kebakaran, Dua Rumah di Semper Barat Ludes Dilalap Ap
Dari Bagansiapiapi Hingga Panipahan, Danlanal Dumai Tebar Kepedulian Bagi Nelayan Kabupaten Rokan Hilir
Membangun Budaya Keselamatan Jalan Lewat Wajib Sekolah Mengemudi
Kunjungi Negeri Seribu Kubah, Danlanal Dumai Bangun Sinergi Bersama Prmkab Rokan Hilir
2 Tahun Kepimpinan Presiden Prabowo, Aktifis Ahmad Mengajak Seluruh Elemen Masyarakat Tetap Jaga Keamanan & Ketertiban

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:20 WIB

Delapan Tahun GLR, Dari Perayaan Menjadi Langkah Nyata untuk Terus Bertumbuh dan Melayani

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Ketua Umum APKLI MP: Mereka Pilar Isi Perut Ratusan Juta Rakyat Indonesia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:28 WIB

Rencana Penyesuaian Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek, Rekomendasi DTKJ dan Peningkatan Pelayanan

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Korsleting Diduga Picu Kebakaran, Dua Rumah di Semper Barat Ludes Dilalap Ap

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Dari Bagansiapiapi Hingga Panipahan, Danlanal Dumai Tebar Kepedulian Bagi Nelayan Kabupaten Rokan Hilir

Berita Terbaru

TNI

Lanud SMH Padamkan Bara Karhutla di Talang Jambe

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:55 WIB