MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Begini Kata Pengamat SDI 

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jurnalaktual.com | | JAKARTA, — Mahkamah Konstitusi (MK) resmi menolak permohonan uji materiil terkait polemik keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Putusan ini sekaligus menegaskan batas kewenangan konstitusional lembaga peradilan dalam menguji sengketa administrasi pencalonan pejabat publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pengamat dan Praktisi Hukum dari Swarna Dwipa Institute (SDI), Tohenda, S.H., M.H., membedah sejumlah catatan krusial di balik putusan MK tersebut. Menurutnya, terdapat tiga poin substansial yang wajib dicermati publik agar duduk perkara ini tidak menjadi bola liar di tengah masyarakat.

 

Menurutnya, catatan pertama yang ditekankan MK dalam putusannya adalah penolakan permohonan karena para pemohon dinilai tidak memiliki kedudukan hukum (legal standing).

 

“MK melihat secara objektif bahwa para pemohon tidak memenuhi kualifikasi kerugian konstitusional yang bersifat langsung dan spesifik sebagaimana disyaratkan dalam hukum acara Mahkamah Konstitusi, sehingga permohonan tersebut langsung kandas di pintu masuk,” ujar Tohenda saat dihubungi, Rabu (7/10/2026).

Baca Juga:  Polri Tetapkan Bupati Gowa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan

 

Lebih lanjut, pada poin kedua berkaitan dengan substansi tuntutan agar MK mendiskualifikasi Gibran Rakabuming Raka. Dalam pertimbangannya, MK menegaskan bahwa diskualifikasi calon pejabat terpilih akibat sengketa keabsahan dokumen administratif bukan merupakan kewenangan konstitusional mereka.

 

Tohenda menjelaskan, ranah pengujian dokumen administratif pencalonan seharusnya diselesaikan melalui mekanisme peradilan yang berbeda.

 

“Seperti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), atau lembaga peradilan umum, tergantung pada tempus dan locus pelanggarannya. MK tidak bisa serta-merta mengambil alih fungsi eksekutor administratif,” ungkapnya.

 

 

Dugaan Kelalaian Penyelenggara Pemilu dan Proyeksi ke Depan

 

Catatan terakhir yang paling menyorot perhatian publik adalah temuan bahwa persoalan administrasi ini kian memperjelas adanya indikasi kelalaian dari lembaga penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Bawaslu, dalam menjalankan fungsi pengawasan dan verifikasi dokumen secara cermat sejak awal.

Baca Juga:  KDM Nusantara Dorong Dedi Mulyadi Maju Pilpres 2029: “Capres nya Tetap KDM, Apa Pun Partainya”

 

Bahkan, Tohenda menyoroti bahwa KPUD Surakarta selaku penyelenggara Pemilihan Wali Kota Surakarta masa lalu turut dinilai melakukan kesalahan administratif dalam proses verifikasi berkas pencalonan kala itu.

 

Sebagai solusi konstitusional, MK menyatakan persoalan ini berada di luar jangkauan yurisdiksinya dan menyerahkannya kepada lembaga legislatif, yakni DPR dan MPR.

 

“Karena MPR adalah lembaga yang memiliki kewenangan konstitusional untuk melantik Presiden dan Wakil Presiden, maka polemic administratif yang beririsan dengan etik dan ketatanegaraan ini dikembalikan kepada mekanisme politik di parlemen,” pungkas Tohenda.

 

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

 

Reporter : Edo

Berita Terkait

KETUA MWC NU MAKASAR, Menerima Penghargaan Internasional
CAMAT ANGSANA TAK HADIR, Sekmat TAK MAMPU Menjawab PERTANYAAN Media ! GWI Pandeglang DESAK Evaluasi Jabatan 
Raih Gelar ASEAN Eng., Wamenaker Afriansyah Noor Dorong Produktivitas Tenaga Kerja
Mengenal Sosok Mery Girsang Frederoff, S.H.,M.H yang Angkat Adat Simanulung dengan Kompetensi
KADES CIHANJUANG ANGKAT BICARA ! CACU SUKARDI TEGASKAN ANGGARAN BANPROV DIREALISASIKAN SESUAI ATURAN, Warga Apresiasi Pembangunan 
20 Finalis Ikuti Audisi Dai – Daiah Muda di tingkat Kota Jakarta Barat Tahun 2026
Saut MS dari TIS, Optimis Komjen Dadang Hartanto Pimpin Polda Metro Jaya
SESULIT Apapun KONDISI PMI Pelayanan Kemanusiaan Harus Tetap Jalan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:46 WIB

KETUA MWC NU MAKASAR, Menerima Penghargaan Internasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:39 WIB

CAMAT ANGSANA TAK HADIR, Sekmat TAK MAMPU Menjawab PERTANYAAN Media ! GWI Pandeglang DESAK Evaluasi Jabatan 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Raih Gelar ASEAN Eng., Wamenaker Afriansyah Noor Dorong Produktivitas Tenaga Kerja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mengenal Sosok Mery Girsang Frederoff, S.H.,M.H yang Angkat Adat Simanulung dengan Kompetensi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:33 WIB

KADES CIHANJUANG ANGKAT BICARA ! CACU SUKARDI TEGASKAN ANGGARAN BANPROV DIREALISASIKAN SESUAI ATURAN, Warga Apresiasi Pembangunan 

Berita Terbaru