Polres Metro Bekasi Kota Kembangkan Kasus Tawuran Cikunir, Jumlah Pelajar yang Diamankan Bertambah Jadi 12 Orang

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BEKASI – Polsek Bekasi Selatan terus mengembangkan penanganan kasus tawuran pelajar di Jalan Raya Cikunir, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Jumlah pelajar yang diamankan kini mencapai 12 orang dari dua kelompok berbeda, meningkat dari laporan awal sebanyak enam orang. Bentrokan yang terjadi pada Rabu (14/10/2026) itu juga mengakibatkan dua pelajar mengalami luka akibat senjata tajam dan benda logam.

Enam pelajar dari kelompok lawan yang turut diamankan masing-masing berinisial RFA (13), IRR (15), MRA (15), A (16), MR (15), dan RBA (13). Dengan demikian, masing-masing kelompok tercatat memiliki enam pelajar yang diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Keterlibatan anak-anak berusia 13 hingga 16 tahun dalam peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat sebagian besar masih berada pada usia pendidikan tingkat SMP/MTs.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Bekasi Selatan, AKP Rumangga P. Napitupulu, menjelaskan bahwa identifikasi terhadap kedua kelompok dilakukan melalui pemeriksaan dan penelusuran komunikasi di media sosial. Berdasarkan keterangan awal, masing-masing kelompok memiliki pengelola akun Instagram yang digunakan untuk berkomunikasi sebelum bentrokan. Penyidik kini mendalami keterkaitan komunikasi tersebut dengan peran para pelajar yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Muara Angke Sambang Satkamling Warga dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Perkembangan pemeriksaan juga mengungkap adanya dua korban luka dari kelompok berbeda. Seorang pelajar berinisial F mengalami luka bacok pada pergelangan tangan kiri dan punggung kiri hingga harus mendapatkan perawatan di RSUD dr. Chasbullah, Kota Bekasi. Sementara itu, RFA dari kelompok lawan mengalami luka pada tangan kiri akibat sabetan penggaris besi. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah golok, lima telepon genggam, serta sejumlah pakaian yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Penanganan kami lakukan terhadap kedua kelompok secara menyeluruh dan berimbang. Kami mendalami siapa yang terlibat langsung dalam kekerasan, siapa yang membawa senjata, serta peran pihak lain di lokasi kejadian. Setiap anak harus diperiksa berdasarkan keterlibatannya masing-masing, sehingga proses hukum tidak hanya didasarkan pada keberadaan mereka dalam kelompok,” ujar Rumangga.

Rumangga menambahkan bahwa pemeriksaan terhadap para pelajar dilakukan dengan memperhatikan ketentuan penanganan anak yang berhadapan dengan hukum. Penyidik juga mendalami keterangan saksi dan barang bukti untuk memperjelas tanggung jawab setiap pihak. “Kami ingin memastikan seluruh fakta terungkap secara objektif. Penanganan perkara harus tetap mengedepankan kepastian hukum sekaligus memperhatikan hak dan masa depan anak-anak yang terlibat,” katanya.

Baca Juga:  Pelatihan Paham AI di Sekolah, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Edukasi Siswa tentang Etika dan Keamanan Penggunaan AI

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menyampaikan keprihatinan atas keterlibatan anak-anak yang masih berusia sangat muda dalam aksi kekerasan bersenjata. “Sangat memprihatinkan ketika anak-anak yang seharusnya sedang belajar dan mempersiapkan masa depan justru terlibat dalam perkelahian yang membahayakan nyawa. Peristiwa ini harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya bagi kepolisian, tetapi juga keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial. Kita harus memastikan mereka mendapatkan pembinaan yang tepat, tanpa mengabaikan pertanggungjawaban hukum atas perbuatannya. Jangan sampai kesalahan pada usia muda menghancurkan masa depan mereka,” tegas Putu Kholis.

Berita Terkait

Polisi Ungkap Curanmor di Koja, Kunci T dan Tiga Pelat Nomor Diduga Palsu Disita
Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke
Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke
POLSEK KELAPA GADING GELAR JUMAT PEDULI, BAGIKAN 50 NASI KOTAK KEPADA OJOL DAN WARGA
Jumat Berkah dan Jumat Peduli Polsek Pademangan, Bagikan 50 Nasi Kotak kepada Warga
Jumat Berkah, Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bagikan 100 Kotak Makanan kepada Masyarakat
Jumat Berkah, Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bagikan 100 Kotak Makanan kepada Masyarakat
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Laksanakan Pengamanan Debarkasi KM Kelud dari Batam, 1.415 Penumpang Turun dengan Aman dan Tertib

Berita Terbaru

TNI

*TNI–ADF Laksanakan Latihan _Move Patrol_ dan _Ambush_, Tingkatkan Kemampuan Taktis di Keris Woomera 2026* (Puspen TNI). Prajurit TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (_Australian Defence Force_/ADF) melaksanakan latihan taktik patroli bergerak (_move patrol_) dan penghadangan (_ambush_) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jumat (16/10/2026). Prajurit Yonif 521/DY dipimpin Dantim Letda Inf Imanuel Lumingkewas, sementara personel ADF dipimpin Lt. Glare. Latihan ini meningkatkan kemampuan adaptasi, ketangkasan, dan respons cepat prajurit saat beroperasi di medan hutan pada tingkat regu. Dalam skenario _move patrol_, prajurit TNI dan ADF bergerak dalam formasi taktis terintegrasi melintasi area yang diasumsikan sebagai wilayah rawan musuh. Kedua pihak saling bertukar prosedur standar operasi dengan fokus pada kelancaran komunikasi saat merespons ancaman mendadak di sepanjang rute patroli. Integrasi pasukan kemudian diuji melalui eksekusi penghadangan dan prosedur konsolidasi setelah penghadangan (_post-ambush action_). Latihan ini menjadi momentum bagi TNI dan ADF untuk memperkuat interoperabilitas di tingkat taktis. Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI meningkatkan profesionalisme prajurit, sekaligus menjadi wujud diplomasi militer Indonesia dalam mempererat kepercayaan dan hubungan bilateral di kawasan Indo-Pasifik. #tniprima #keriswoomera2026 Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Inf Agus Susanto, S.E., M.M.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Polisi Ungkap Curanmor di Koja, Kunci T dan Tiga Pelat Nomor Diduga Palsu Disita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

POLSEK KELAPA GADING GELAR JUMAT PEDULI, BAGIKAN 50 NASI KOTAK KEPADA OJOL DAN WARGA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Jumat Berkah dan Jumat Peduli Polsek Pademangan, Bagikan 50 Nasi Kotak kepada Warga

Berita Terbaru

TNI

*TNI–ADF Laksanakan Latihan _Move Patrol_ dan _Ambush_, Tingkatkan Kemampuan Taktis di Keris Woomera 2026* (Puspen TNI). Prajurit TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (_Australian Defence Force_/ADF) melaksanakan latihan taktik patroli bergerak (_move patrol_) dan penghadangan (_ambush_) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jumat (16/10/2026). Prajurit Yonif 521/DY dipimpin Dantim Letda Inf Imanuel Lumingkewas, sementara personel ADF dipimpin Lt. Glare. Latihan ini meningkatkan kemampuan adaptasi, ketangkasan, dan respons cepat prajurit saat beroperasi di medan hutan pada tingkat regu. Dalam skenario _move patrol_, prajurit TNI dan ADF bergerak dalam formasi taktis terintegrasi melintasi area yang diasumsikan sebagai wilayah rawan musuh. Kedua pihak saling bertukar prosedur standar operasi dengan fokus pada kelancaran komunikasi saat merespons ancaman mendadak di sepanjang rute patroli. Integrasi pasukan kemudian diuji melalui eksekusi penghadangan dan prosedur konsolidasi setelah penghadangan (_post-ambush action_). Latihan ini menjadi momentum bagi TNI dan ADF untuk memperkuat interoperabilitas di tingkat taktis. Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI meningkatkan profesionalisme prajurit, sekaligus menjadi wujud diplomasi militer Indonesia dalam mempererat kepercayaan dan hubungan bilateral di kawasan Indo-Pasifik. #tniprima #keriswoomera2026 Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Inf Agus Susanto, S.E., M.M.

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:00 WIB