Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jurnalaktual.com | | Jakarta : Pemerintah mengandalkan operasi darat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar), terutama menghadapi kebakaran di lahan gambut. Operasi darat dinilai lebih efektif untuk menangani api di lapangan dibandingkan mengandalkan operasi udara semata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan penanganan karhutla di Kalbar terus dilakukan melalui operasi darat dan udara. Berdasarkan data penanganan, dari estimasi 802,17 hektare lahan yang terbakar, Satgas Darat berhasil memadamkan 429,90 hektare.

 

“Satgas Darat berhasil memadamkan yang luas. Sisa kebakaran hari ini kalau tidak ada kebakaran yang baru dipadamkan oleh Satgas Darat sebetulnya itu sudah bisa selesai,” ujar Suharyanto dalam rakor penanganan karhutla di Pontianak, Jumat (4/9/2026).

 

Menurut Suharyanto, kondisi lahan gambut menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla. Operasi water bombing dari udara dinilai tidak selalu efektif untuk kebakaran di lahan gambut, sehingga kekuatan pasukan darat tetap menjadi tumpuan utama dalam penanganan di lapangan.

Baca Juga:  Polri Integrasikan Teknologi AI ke Layanan Polisi 110, Percepat Respons Darurat Masyarakat

 

“Sehingga tetap tumpuannya adalah di Satgas Darat untuk operasi penanganan karhutla ini. Satgas Darat ini memang menjadi tumpuan utama,” katanya.

 

Menhut Raja Antoni mengatakan pasukan darat menjadi salah satu kekuatan utama pemerintah dalam menghadapi karhutla di Kalbar. Ia meminta pengerahan personel dilakukan dengan pemetaan yang lebih detail berdasarkan sebaran hotspot dan kebutuhan masing-masing wilayah.

 

“So far ini yang paling efektif nih pasukan darat nih. Oleh karena itu, nanti mohon di-mapping secara lebih detail,” kata Menhut Raja Antoni.

Baca Juga:  Refleksi September Hitam 2026, Aktivis Pemuda dan Mahasiswa Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Kamtibmas

 

Pemetaan tersebut mencakup kebutuhan personel dan peralatan di setiap wilayah. Menhut Raja Antoni mencontohkan Ketapang dan Kubu Raya perlu dipetakan berdasarkan jumlah hotspot dan kebutuhan pasukan, sehingga personel maupun peralatan dapat digeser ke lokasi yang membutuhkan.

 

“Kurang nggak orangnya? Alatnya kurang nggak di sana? Kalau orangnya ternyata lebih, berarti kita pindahkan ke tempat lain yang memang masih kurang,” ujarnya.

 

Menhut Raja Antoni menegaskan operasi darat akan terus berjalan bersamaan dengan upaya lain, termasuk OMC dan water bombing. “Pasukan darat, ini andalan kita ya, sambil menunggu OMC atau hujan beneran ketika nanti musim hujan datang,” katanya.

 

 

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

 

Reporter : Edo Lembang

Berita Terkait

Refleksi September Hitam 2026, Aktivis Pemuda dan Mahasiswa Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Kamtibmas
Potensi Awan Hujan Terbuka 4-8 September, OMC Dimaksimalkan di Kalbar
Keluarga Besar Jurnalaktual.com Mengucapkan Selamat atas Pelantikan Hera Polosia Destiny, S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Negeri Cirebon
Taman Pataraksa Sumber : Wajah Baru Kabupaten Cirebon, Tempat Asyik untuk Nongkrong dan Olahraga
Petugas Gabungan Evakuasi Penghuni Saat Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang
Menhut Ucapkan Terima Kasih : Keikhlasan Keluarga Kuatkan Manggala Agni Hadapi Karhutla
Menhut Raja Antoni Pantau Langsung Karhutla Kubu Raya Kalbar, Pendinginan Dimassifkan
Potensi Awan Hujan 10-15 September di Jambi Meluas, Pemerintah Perkuat OMC

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:41 WIB

Refleksi September Hitam 2026, Aktivis Pemuda dan Mahasiswa Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Kamtibmas

Jumat, 4 September 2026 - 23:02 WIB

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:31 WIB

Potensi Awan Hujan Terbuka 4-8 September, OMC Dimaksimalkan di Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 20:26 WIB

Keluarga Besar Jurnalaktual.com Mengucapkan Selamat atas Pelantikan Hera Polosia Destiny, S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Negeri Cirebon

Jumat, 4 September 2026 - 19:36 WIB

Taman Pataraksa Sumber : Wajah Baru Kabupaten Cirebon, Tempat Asyik untuk Nongkrong dan Olahraga

Berita Terbaru