Menhut Raja Antoni Pantau Langsung Karhutla Kubu Raya Kalbar, Pendinginan Dimassifkan

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

jurnalaktual.com | | Jakarta : Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni kembali meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Setibanya di Kalimantan Barat, Menhut Raja Antoni langsung melihat kondisi salah satu lokasi karhutla di Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam peninjauan Menhut Raja Antoni melihat langsung proses pemadaman yang dilakukan Manggala Agni Kementerian Kehutanan, Kamis (3/9/2026). Sebagian Anggota Manggala Agni ini diketahui merupakan pasukan yang di BKO-kan sesuai perintah Menhut Raja Antoni.

 

Menhut Raja Antoni mengatakan berdasarkan data hotspot Sipongi milik kemenhut jumlah hotspot di Kalimantan Barat sebenarnya mengalami penurunan. Pada 31 Agustus tercatat 272 hotspot, kemudian meningkat menjadi 859 pada 1 September, dan kembali turun menjadi 268 pada hari berikutnya.

 

Namun, Menhut Raja Antoni mengingatkan penurunan hotspot tidak otomatis berarti persoalan asap telah selesai. Dia menjelaskan api yang sudah padam tidak lagi terbaca sebagai hotspot pada sistem Sipongi, tetapi asap masih dapat bertahan.

Baca Juga:  Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

 

“Api padam tidak terbaca sebagai hotspot di Sipongi, namun itu tidak berarti bahwa tidak ada asap. Teman-teman sendiri lihat sendiri, tidak lagi ada hotspot di sini tapi ini asapnya terus eksis,” kata Menhut Raja Antoni saat meninjau lokasi.

 

Menurut Menhut Raja Antoni, kondisi tersebut juga terlihat dari kondisi udara di Pontianak yang masih berasap. Karena itu, selain memastikan jumlah hotspot turun, penanganan di lapangan juga harus diikuti dengan pendinginan secara masif.

 

“Oleh karena itu hari ini teman-teman Manggala Agni, Kemenhut, TNI-Polri, BPBD semua ya, sedang berjibaku untuk memastikan supaya tadi hotspot-nya bisa turun. Namun saat bersamaan harus ada gerakan yang masif untuk melakukan pendinginan. Ini sekarang nih lagi dilakukan pendinginan,” ujar Menhut Raja Antoni.

Baca Juga:  Tinjau Karhutla di Ogan Ilir, Menhut Raja Antoni Pantau Pemadaman Water Bombing

 

Menhut Raja Antoni mengatakan perkembangan jumlah hotspot dan jarak pandang akan kembali dipantau. Dia menegaskan kondisi Kalimantan Barat masih membutuhkan perhatian serius meski angka hotspot mengalami penurunan.

 

“Malam nanti akan kita pantau kembali ya jumlah hotspot maupun visibility-nya ya. Namun saya ingin mengatakan bahwa kondisi Kalbar sedang tidak baik-baik saja. Angka, sekali lagi angkanya menurun, angka hotspot-nya menurun ketimbang hari lalu, tapi asapnya hari ini sangat, sangat, sangat tidak baik,” tegas Menhut Raja Antoni.

 

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

 

Reporter : Edo Lembang

Berita Terkait

Menhut Raja Juli : Penindakan Perusahaan Terlibat Karhutla Tak akan Berhenti
Jenderal (Purn) Pol Agus Andrianto Hadiri Mubes ke 6 Dan Harlah ke 46 Putra Jawa Kelahiran Sumatera Puja kesuma
Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni : Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Manggala Agni Kemenhut
Menhut Raja Antoni : Banpres Karhutla Bukti Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat Sumsel
Ancaman Krisis Ekonomi hingga Kepercayaan Pasar: Imbas Sorotan Jual-Beli Jabatan di Kementerian Keuangan
Diduga Capai Rp100 Miliar, Isu Jual-Beli Jabatan di Kemenkeu Ancam Stabilitas Pasar dan IHSG

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:58 WIB

Jenderal (Purn) Pol Agus Andrianto Hadiri Mubes ke 6 Dan Harlah ke 46 Putra Jawa Kelahiran Sumatera Puja kesuma

Jumat, 18 September 2026 - 10:12 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Jumat, 18 September 2026 - 09:56 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni : Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Kamis, 17 September 2026 - 13:01 WIB

Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Manggala Agni Kemenhut

Selasa, 15 September 2026 - 22:07 WIB

Menhut Raja Antoni : Banpres Karhutla Bukti Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat Sumsel

Berita Terbaru