JAKARTA – Visinema Group terus memperluas pengembangan Intellectual Property (IP) film animasi JUMBO melalui kolaborasi lintas sektor. Kali ini, Visinema menggandeng Discovery Ancol Hotel untuk menghadirkan pengalaman wisata tematik yang membawa dunia JUMBO lebih dekat kepada masyarakat, khususnya keluarga dan anak-anak.(22/09/2026)
Mengusung semangat #SerunyaBarengJUMBO, kolaborasi tersebut menghadirkan berbagai pengalaman yang memungkinkan masyarakat tidak hanya menikmati kisah JUMBO melalui layar lebar, tetapi juga merasakan secara langsung suasana, karakter, dan dunia yang dibangun dalam film animasi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Discovery Ancol Hotel menghadirkan kamar bertema JUMBO, sejumlah instalasi ikonik, serta berbagai aktivitas interaktif yang dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi anak-anak dan keluarga.
Sejumlah area tematik yang dapat dinikmati pengunjung antara lain Kampung Seruni, Ruang Tamu Oma, Kamar Don, hingga Sepeda Nurman. Pengunjung juga dapat menikmati beragam pilihan makanan dan minuman yang dikemas dengan nuansa dunia JUMBO.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan IP JUMBO agar dapat berkembang melampaui medium film dan masuk ke berbagai sektor kreatif, termasuk perhotelan, pariwisata, hiburan, serta pengalaman keluarga.
Film animasi JUMBO sendiri telah mencatat lebih dari 10,2 juta penonton di Indonesia. Film tersebut juga disebut sebagai film animasi berpendapatan tertinggi sepanjang masa di Asia Tenggara, memperoleh hak tayang di lebih dari 40 negara, serta masuk dalam jajaran enam besar box office Korea Selatan.
Direktur Utama PT Marina Ancol Green Hotel, Peni Rahmawati, mengatakan kolaborasi bersama Visinema merupakan bagian dari komitmen Discovery Ancol Hotel untuk menghadirkan pengalaman menginap yang berkesan sekaligus relevan dengan perkembangan industri kreatif Indonesia.
“Discovery Ancol Hotel percaya bahwa pengalaman menginap terbaik adalah yang mampu menghadirkan cerita dan menciptakan kenangan. Bersama Visinema, kami menghadirkan Dunia JUMBO sebagai ruang bagi keluarga untuk menikmati momen kebersamaan melalui imajinasi, petualangan, dan kehangatan yang menjadi jiwa dari film ini. Kami berharap setiap tamu dapat membawa pulang kenangan indah bersama orang-orang terdekat,” ujar Peni.
Sementara itu, Founder & CEO Visinema Group, Angga Dwimas Sasongko, menegaskan bahwa pengembangan dunia JUMBO merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem IP Indonesia agar sebuah karya tidak berhenti setelah penayangan di bioskop.
“Buat kami di Visinema, JUMBO bukan sekadar film. JUMBO adalah ruang untuk mengingatkan kita semua bahwa setiap anak berhak bermimpi, setiap keluarga punya cerita, dan kebersamaan adalah sesuatu yang perlu terus dirayakan,” kata Angga.
Menurut Angga, kolaborasi dengan Discovery Ancol Hotel membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan dunia JUMBO. Pengunjung tidak lagi hanya menjadi penonton, tetapi juga dapat merasakan pengalaman yang dibangun dari karakter, cerita, dan lingkungan yang ada di dalam film.
GLR Consultant & Logistics Turut Hadir
Momentum peluncuran kolaborasi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pelaku industri, termasuk Kelik Eko Raharjanto, CEO PT Global Lancar Raya (GLR) Consultant & Logistics, bersama Deni Suleman, Ops & Marketing PT Global Lancar Raya (GLR) Consultant & Logistics.
Kehadiran GLR Consultant & Logistics menjadi bagian dari dukungan pelaku usaha terhadap pengembangan kolaborasi antara industri kreatif, perhotelan, pariwisata, dan sektor bisnis lainnya.
Kelik Eko Raharjanto menilai kolaborasi lintas sektor seperti yang dilakukan Visinema dan Discovery Ancol Hotel menunjukkan semakin terbukanya peluang sinergi antara kekuatan industri kreatif dengan dunia usaha.
Menurutnya, pengembangan IP lokal tidak hanya memberikan nilai tambah bagi industri hiburan, tetapi juga dapat menciptakan peluang baru di sektor pariwisata, perhotelan, jasa, hingga berbagai bidang pendukung lainnya.
“Kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi peluang yang sangat baik bagi pelaku usaha untuk melihat bagaimana sebuah IP lokal dapat dikembangkan menjadi pengalaman dan ekosistem bisnis yang lebih luas. Kami melihat potensi sinergi antara industri kreatif, pariwisata, perhotelan, dan berbagai sektor jasa di Indonesia,” ujar Kelik.
GLR Hadir di Sektor Logistics dan Konsultasi
PT Global Lancar Raya (GLR) Consultant & Logistics sendiri memiliki dua lini layanan utama, yakni GLR Logistics dan GLR Consultant.
Pada sektor logistik, GLR Logistics menyediakan layanan pengiriman barang domestik dan internasional melalui jalur darat, laut, dan udara, termasuk layanan moving kendaraan dan rumah, warehouse, serta jasa packing dan pembuatan palet sesuai standar yang dibutuhkan pelanggan.
Dengan pengalaman lebih dari delapan tahun, GLR Logistics terus mengembangkan layanan untuk memenuhi kebutuhan pengiriman dan distribusi berbagai jenis barang, baik untuk kebutuhan individu maupun perusahaan.
Sementara itu, GLR Consultant bergerak dalam bidang jasa konsultasi dan pendampingan perusahaan, khususnya dalam proses penyusunan dokumen, awareness training, internal auditor training, pembuatan laporan audit internal mutu, pendampingan Management Review Meeting beserta notulen, hingga implementasi standar dan persiapan sertifikasi ISO 9001:2015.
Kehadiran dua lini bisnis tersebut menjadi bagian dari upaya GLR dalam memberikan layanan yang terintegrasi kepada dunia usaha, baik dalam aspek logistik maupun pengembangan sistem manajemen dan mutu perusahaan.
Kolaborasi Kreatif Buka Peluang Ekonomi Baru
Peluncuran kolaborasi Visinema Group dan Discovery Ancol Hotel juga mendapat perhatian dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang hadir dan memberikan keynote speech.
Irene menilai kolaborasi antara industri kreatif dan sektor perhotelan dapat memperluas nilai ekonomi sebuah IP sekaligus memperkuat ekosistem kreatif nasional.
“Kolaborasi ini menunjukkan Intellectual Property (IP) Indonesia dapat terus berkembang melampaui medium asalnya, lintas subsektor dan menghadirkan dampak yang lebih luas. Ketika IP lokal dihadirkan dalam berbagai pengalaman yang dekat dengan masyarakat, kita bukan hanya memperkuat ekosistem kreatif nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan,” jelas Irene.
Hal senada disampaikan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan. Menurutnya, kehadiran dunia JUMBO di lingkungan hotel dapat menjadi ruang bermain dan berimajinasi yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat interaksi keluarga.
“Anak-anak memiliki hak untuk bermain, berkreasi, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman serta mendukung perkembangan mereka. Kehadiran dunia JUMBO di Discovery Ancol Hotel menjadi contoh bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat menghadirkan ruang aman, menyenangkan, sekaligus mendorong imajinasi, interaksi keluarga, dan pengalaman belajar yang positif bagi anak,” ujar Veronica.
Dari sisi komersial, kamar bertema JUMBO di Discovery Ancol Hotel ditawarkan mulai dari Rp1,1 juta per malam untuk tipe kamar superior. Paket tersebut menggabungkan akomodasi, hiburan, dan aktivitas keluarga dalam satu pengalaman wisata tematik.
Kolaborasi Visinema Group dan Discovery Ancol Hotel memperlihatkan bagaimana sebuah IP lokal dapat dikembangkan menjadi ekosistem pengalaman yang lebih luas. Karakter, cerita, dan dunia yang dibangun melalui film dapat dihadirkan dalam berbagai bentuk dan sektor, termasuk perhotelan dan pariwisata.
Dengan konsep tersebut, JUMBO kini tidak hanya hadir sebagai tontonan di layar lebar, tetapi juga berkembang menjadi pengalaman nyata yang dapat dinikmati keluarga dan lintas generasi.
Bagi GLR Consultant & Logistics, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk melihat semakin terbukanya ruang kolaborasi antara pelaku industri kreatif dan dunia usaha. Kehadiran Kelik Eko Raharjanto dan Deni Suleman turut memberikan warna dalam pertemuan yang mempertemukan sektor kreatif, perhotelan, pariwisata, dan bisnis.
Kolaborasi lintas sektor tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kekuatan IP lokal Indonesia memiliki ruang untuk terus berkembang, menciptakan pengalaman baru bagi masyarakat, serta membuka peluang sinergi bisnis di berbagai sektor.












