Kunjungi Posko Karhutla Kalteng, Wakapolri Pastikan Kesiapan Polri Hadapi Bencana

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALANGKA RAYA – Keseriusan Polri dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah ditunjukkan melalui pengerahan personel, sarana prasarana, teknologi, serta kehadiran langsung pimpinan Polri di tengah situasi bencana.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo turun langsung mengecek Posko Induk Penanganan Karhutla Polda Kalteng, Jumat (11/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri didampingi Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca P. Simanjuntak dan diterima Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan beserta jajaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya mengecek posko, Wakapolri memastikan langsung kesiapan personel dan peralatan yang digelar untuk menghadapi karhutla, termasuk mengecek Pamen dan Pati peserta didik pendidikan kepemimpinan Polri yang diterjunkan ke wilayah terdampak.

Sebanyak 59 Serdik, terdiri atas 40 Serdik Sespimmen, 12 Serdik Sespimti, dan 7 Serdik SPPK, dilibatkan dalam kegiatan di wilayah hukum Polda Kalteng.

Para Serdik tidak hanya mengikuti proses pembelajaran, tetapi turun ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, melakukan asistensi, serta memberikan saran dan masukan terhadap strategi penanganan karhutla. Langkah ini juga menjadi bagian dari pembelajaran kepemimpinan yang langsung bersentuhan dengan persoalan masyarakat.

“Saya mengecek langsung di posko induknya di Polda, kemudian mengecek langsung bagaimana kesiapannya juga, personelnya, sarana prasarananya,” ujar Komjen Dedi.

Baca Juga:  Kapolda Bali: IAWP 2026 Jadi Momentum Perkuat Kerja Sama Polwan Antarnegara

Wakapolri mengapresiasi pelibatan para Serdik tersebut dan berharap pengalaman di lapangan dapat menghasilkan pola penanganan yang semakin efektif dan efisien.

“Agar tahun-tahun berikutnya kebakaran hutan yang ada di Kalimantan Tengah bisa ditangani secara efektif, efisien, dan hasilnya bisa maksimal,” jelasnya.

354 Personel Satgas Pemburu Api

Selain Pamen dan Pati yang diterjunkan, Polda Kalteng juga mengerahkan 354 personel Satgas Pemburu Api dari berbagai satuan kerja.

Kekuatan tersebut terdiri atas 55 personel dari 11 subsatgas, 149 personel Samapta, dan 150 personel Brimob.

Kekuatan tersebut bergerak bersama TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni, relawan, dan masyarakat untuk melakukan patroli, pencegahan, pemadaman, pembasahan gambut, serta penanganan dampak karhutla.

Upaya tersebut menjadi penting karena kondisi karhutla tahun ini semakin berat akibat El Nino yang sangat kuat.

“Berdasarkan kondisi objektif ini, tadi Pak Kapolda menyampaikan memang karena di bulan Agustus-September ini kita sudah masuk El Nino yang sangat kuat. Tingkat kekeringannya juga sudah mendekati tingkat kekeringan ekstrem,” kata Komjen Dedi.

Menurutnya, batas aman muka air tanah gambut sekitar 40 sentimeter, sedangkan di Kalteng saat ini telah mencapai sekitar 120 sentimeter.

Baca Juga:  Patroli Jalan Kaki Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Keamanan di Sejumlah Kawasan Pelabuhan

“Untuk kebakaran skala besar ini tidak bisa hanya water bombing, tidak bisa hanya satgas darat,” tegasnya.

9.440 Hektare Lebih Lahan Terbakar

Berdasarkan data Polda Kalteng per 10 September 2026, tercatat 109.158 hotspot, 2.909 firespot, dan 9.440,36 hektare lahan terbakar.

Kotawaringin Timur menjadi wilayah dengan luasan lahan terbakar terbesar, yakni 2.505 hektare, disusul Pulang Pisau 1.264 hektare dan Kotawaringin Barat 1.104 hektare. Tiga wilayah tersebut menyumbang sekitar 51,6 persen dari total luasan lahan terbakar.

Dari sisi firespot, Palangka Raya menjadi wilayah dengan jumlah tertinggi, yakni 592 titik, disusul Kotawaringin Timur sebanyak 566 titik.

Untuk memperkuat penanganan, Polda Kalteng telah membangun 220 sumur bor dan 104 embung air, serta membuat sekat kanal dan akses jalan menuju lokasi kebakaran.

Wakapolri menegaskan penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh pihak.

“Usaha maksimal wajib dilaksanakan. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama. Ada pemerintah daerah, ada Korem, kemudian ada Polda dengan jajarannya, kemudian teman-teman Manggala Agni yang bekerja sangat luar biasa,” ujarnya.

“Kehadiran langsung pimpinan Polri, pengerahan personel, serta dukungan sarana dan teknologi ini merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat terlindungi dan karhutla dapat segera ditangani,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polisi Ungkap Curanmor di Koja, Kunci T dan Tiga Pelat Nomor Diduga Palsu Disita
Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke
Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke
POLSEK KELAPA GADING GELAR JUMAT PEDULI, BAGIKAN 50 NASI KOTAK KEPADA OJOL DAN WARGA
Jumat Berkah dan Jumat Peduli Polsek Pademangan, Bagikan 50 Nasi Kotak kepada Warga
Polres Metro Bekasi Kota Kembangkan Kasus Tawuran Cikunir, Jumlah Pelajar yang Diamankan Bertambah Jadi 12 Orang
Jumat Berkah, Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bagikan 100 Kotak Makanan kepada Masyarakat
Jumat Berkah, Sipropam Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bagikan 100 Kotak Makanan kepada Masyarakat

Berita Terbaru

TNI

*TNI–ADF Laksanakan Latihan _Move Patrol_ dan _Ambush_, Tingkatkan Kemampuan Taktis di Keris Woomera 2026* (Puspen TNI). Prajurit TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (_Australian Defence Force_/ADF) melaksanakan latihan taktik patroli bergerak (_move patrol_) dan penghadangan (_ambush_) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jumat (16/10/2026). Prajurit Yonif 521/DY dipimpin Dantim Letda Inf Imanuel Lumingkewas, sementara personel ADF dipimpin Lt. Glare. Latihan ini meningkatkan kemampuan adaptasi, ketangkasan, dan respons cepat prajurit saat beroperasi di medan hutan pada tingkat regu. Dalam skenario _move patrol_, prajurit TNI dan ADF bergerak dalam formasi taktis terintegrasi melintasi area yang diasumsikan sebagai wilayah rawan musuh. Kedua pihak saling bertukar prosedur standar operasi dengan fokus pada kelancaran komunikasi saat merespons ancaman mendadak di sepanjang rute patroli. Integrasi pasukan kemudian diuji melalui eksekusi penghadangan dan prosedur konsolidasi setelah penghadangan (_post-ambush action_). Latihan ini menjadi momentum bagi TNI dan ADF untuk memperkuat interoperabilitas di tingkat taktis. Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI meningkatkan profesionalisme prajurit, sekaligus menjadi wujud diplomasi militer Indonesia dalam mempererat kepercayaan dan hubungan bilateral di kawasan Indo-Pasifik. #tniprima #keriswoomera2026 Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Inf Agus Susanto, S.E., M.M.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Polisi Ungkap Curanmor di Koja, Kunci T dan Tiga Pelat Nomor Diduga Palsu Disita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Jumat Keliling di Muara Angke

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

POLSEK KELAPA GADING GELAR JUMAT PEDULI, BAGIKAN 50 NASI KOTAK KEPADA OJOL DAN WARGA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Jumat Berkah dan Jumat Peduli Polsek Pademangan, Bagikan 50 Nasi Kotak kepada Warga

Berita Terbaru

TNI

*TNI–ADF Laksanakan Latihan _Move Patrol_ dan _Ambush_, Tingkatkan Kemampuan Taktis di Keris Woomera 2026* (Puspen TNI). Prajurit TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (_Australian Defence Force_/ADF) melaksanakan latihan taktik patroli bergerak (_move patrol_) dan penghadangan (_ambush_) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jumat (16/10/2026). Prajurit Yonif 521/DY dipimpin Dantim Letda Inf Imanuel Lumingkewas, sementara personel ADF dipimpin Lt. Glare. Latihan ini meningkatkan kemampuan adaptasi, ketangkasan, dan respons cepat prajurit saat beroperasi di medan hutan pada tingkat regu. Dalam skenario _move patrol_, prajurit TNI dan ADF bergerak dalam formasi taktis terintegrasi melintasi area yang diasumsikan sebagai wilayah rawan musuh. Kedua pihak saling bertukar prosedur standar operasi dengan fokus pada kelancaran komunikasi saat merespons ancaman mendadak di sepanjang rute patroli. Integrasi pasukan kemudian diuji melalui eksekusi penghadangan dan prosedur konsolidasi setelah penghadangan (_post-ambush action_). Latihan ini menjadi momentum bagi TNI dan ADF untuk memperkuat interoperabilitas di tingkat taktis. Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI meningkatkan profesionalisme prajurit, sekaligus menjadi wujud diplomasi militer Indonesia dalam mempererat kepercayaan dan hubungan bilateral di kawasan Indo-Pasifik. #tniprima #keriswoomera2026 Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Inf Agus Susanto, S.E., M.M.

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:00 WIB