Magelang- Sebanyak 269 Prajurit Taruna Matra Udara menuntaskan Pendidikan Dasar Integratif Tahap I sebagai fondasi pembentukan karakter, disiplin, integritas, dan jiwa kepemimpinan calon perwira TNI AU. Wisuda dilaksanakan bersama 1.944 taruna dan taruni Akademi TNI serta Akademi Kepolisian (Akpol) di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026).
Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., turut hadir dalam upacara yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., bersama Kalemdiklat Polri Komjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., yang mewakili Kapolri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa pendidikan integratif membentuk karakter dan kepemimpinan sekaligus memperkuat soliditas TNI-Polri. Para calon perwira juga dituntut profesional, adaptif, dan menguasai teknologi untuk menghadapi ancaman keamanan yang semakin kompleks.
Sementara itu, dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kalemdiklat Polri menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, dan memelihara kepercayaan masyarakat di tengah dinamika geopolitik serta perkembangan teknologi. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Selanjutnya, 269 Prajurit Taruna Matra Udara tersebut akan melanjutkan Pendidikan Dasar Integratif Tahap II di Resimen Chandradimuka sebelum meneruskan pendidikan di AAU.
Bagi TNI AU, pendidikan integratif menjadi fondasi pembentukan perwira yang berkarakter, profesional, adaptif, dan berintegritas dalam mendukung tugas menjaga kedaulatan wilayah udara nasional.












