Jakarta -TNI Angkatan Udara menguji keterpaduan unsur penerbangan dan kesehatan melalui latihan Air Medical Evacuation (Air Medevac) menggunakan helikopter EC-120B Colibri di RSPPN Panglima Besar Soedirman, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026). Latihan ini bertujuan meningkatkan kesiapan personel untuk memastikan evakuasi medis udara berlangsung cepat, aman, dan terpadu dalam keadaan darurat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., meninjau latihan yang menguji koordinasi awak pesawat, tenaga kesehatan, dan tim medis rumah sakit.
Latihan menyimulasikan evakuasi korban kecelakaan dengan trauma berat dan pasien serangan jantung, mulai dari penanganan awal hingga serah terima di rumah sakit. Skenario ini menguji kecepatan respons serta keterpaduan awak pesawat, tenaga kesehatan, dan tim medis dalam memastikan pasien mendapat penanganan tepat waktu.
Helikopter EC-120B Colibri tersebut dilengkapi peralatan medis untuk mendukung penanganan pasien selama penerbangan. Kesiapan pesawat, personel, prosedur, dan fasilitas pendaratan diuji secara terpadu dengan mengutamakan keselamatan penerbangan dan pasien.
Bagi TNI AU, evakuasi medis udara merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam mendukung misi kemanusiaan. Melalui latihan ini, TNI AU memperkuat keterpaduan unsur udara dan kesehatan guna meningkatkan kesiapan memberikan dukungan evakuasi medis udara secara aman dan efektif.












