Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

jurnalaktual.com | | Jakarta : Trend hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengalami penurunan. Menhut Raja Antoni mengatakan hal ini tidak lepas dari peran Presiden Prabowo Subianto yang memimpin langsung dengan tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Ucapan terima kasih saya tentu kepada Pak Presiden Prabowo Subianto. Beliau seorang pemimpin yang sangat tegas terutama dalam karhutla ini,” ujar Menhut Raja Juli Antoni di kantor Kemenhut, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

 

Menhut Raja Antoni menyebut, arahan dan keterlibatan Presiden Prabowo menjadi salah satu dorongan bagi pemerintah untuk terus bekerja keras menekan Karhutla. Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas terkait Karhutla dan turun langsung ke lapangan di Kalimantan dan Sumatera.

 

Menhut Raja Antoni juga menyebut perkembangan penanganan Karhutla terus dipantau oleh Sekretaris Kabinet dan Menteri Sekretaris Negara. “Hari ke hari saya selalu dicek oleh Pak Seskab maupun Pak Mensesneg tren hari ini seperti apa dan itu memotivasi kami secara keseluruhan untuk terus bekerja keras,” ujarnya.

Baca Juga:  Menhut Raja Antoni Turun ke Riau : Karhutla Bukan Hanya Soal Memadamkan Api

 

Menhut Raja Antoni juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia yang turut berperan dalam menekan Karhutla. Menurut Menhut Raja Antoni, penurunan angka Karhutla merupakan kombinasi antara upaya pemadaman di lapangan dan perilaku masyarakat yang tidak melakukan pembakaran lahan untuk land clearing.

 

“Jadi kalau angkanya menurun hari ini, ini kombinasi dari semua faktor tapi ucapan terima kasih saya kepada masyarakat Indonesia yang paling tidak pada data hari ini,” kata Menhut Raja Antoni.

Baca Juga:  Menhut Raja Antoni : Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi

 

Menhut Raja Antoni juga menyampaikan tren hotspot selama Agustus menunjukkan perbaikan di sejumlah wilayah. Pada 30-31 Agustus, hotspot di Riau tercatat nol selama dua hari. Sementara itu, Menhut Raja Antoni menyebut hotspot Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat juga menunjukkan penurunan dalam perkembangan terakhir.

 

“Alhamdulillah puji Tuhan bahwa perjuangan satu bulan ini untuk mengontrol karhutla trennya membaik,” ujar Menhut Raja Antoni.

 

Meski demikian, Menhut Raja Antoni mengingatkan perbaikan tersebut tidak boleh membuat pemerintah lengah. September disebut sebagai puncak El Nino sekaligus periode perjuangan berikutnya dalam penanganan Karhutla.

 

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

 

Reporter : Edo

Berita Terkait

Tinjau Karhutla di Ogan Ilir, Menhut Raja Antoni Pantau Pemadaman Water Bombing
Menhut Raja Antoni : Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi
September Battleground Karhutla, Menhut Raja Antoni Maksimalkan OMC-Pasukan Darat
Menhut Raja Antoni : Tren Hotspot Karhutla Menurun, tapi Belum Aman
Cegah Titik Baru Karhutla, Menhut Raja Antoni Tutup Sementara 9 Taman Nasional
Menhut Raja Antoni Turun ke Riau : Karhutla Bukan Hanya Soal Memadamkan Api
Menhut Raja Antoni : Penanganan Karhutla Riau Jadi Contoh yang Baik

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:57 WIB

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Tinjau Karhutla di Ogan Ilir, Menhut Raja Antoni Pantau Pemadaman Water Bombing

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Menhut Raja Antoni : Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:18 WIB

September Battleground Karhutla, Menhut Raja Antoni Maksimalkan OMC-Pasukan Darat

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Menhut Raja Antoni : Tren Hotspot Karhutla Menurun, tapi Belum Aman

Berita Terbaru