Survei Terbaru : Gerindra Unggul, PSI Salip Demokrat

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jurnalaktual.com | | Jakarta : Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) memotret dinamika politik menjelang Pemilu 2029, termasuk tingkat elektabilitas sejumlah partai politik. Senin, 05 october 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hasil survei menunjukkan Partai Gerindra berada di posisi teratas dengan elektabilitas 17,3 persen. Gerindra disusul PDI Perjuangan (PDIP) sebesar 16,8 persen dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 6,2 persen.

 

Selanjutnya, Partai NasDem memperoleh 7,3 persen, Partai Golkar 6,1 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,5 persen, Partai Amanat Nasional (PAN) 4,3 persen, Partai Demokrat 4,1 persen, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 4,3 persen.

Baca Juga:  Ancaman Krisis Ekonomi hingga Kepercayaan Pasar: Imbas Sorotan Jual-Beli Jabatan di Kementerian Keuangan

 

Sementara itu, kelompok partai lainnya yang dalam survei disebut sebagai gabungan partai di luar parlemen memperoleh 5,6 persen.

 

“Sebanyak 22,5 persen responden tidak memberikan jawaban,” kata Peneliti LKPI Irwan Ardiansyah dalam keterangannya.

 

Menurut Irwan, data tersebut menunjukkan bahwa menjelang kontestasi politik 2029 masih terdapat proporsi responden yang cukup besar yang belum memberikan pilihan atau belum menentukan jawaban ketika ditanya mengenai partai politik pilihannya.

 

Survei LKPI dilaksanakan pada 8-20 September 2026 dengan melibatkan 1.246 responden yang tersebar di 36 provinsi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

 

Metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 3,1 persen.

Baca Juga:  MIO Indonesia Dukung Ombudsman Bongkar Fasilitas Istimewa di Lapas Cibinong, Desak Dirjenpas Turun Tangan

 

Survei dilakukan melalui wawancara face to face dan panggilan telepon yang dipandu langsung oleh pewawancara. Wawancara telepon dilakukan ke nomor ponsel virtual yang dihasilkan secara acak, dengan tingkat kontak melalui telepon selular sebesar 35 persen dan tingkat respons 33,1 persen.

 

Sementara itu, wawancara face to face mencapai 64,4 persen dengan tingkat respons sebesar 58,3 persen.

 

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

 

Reporter : Edo

Berita Terkait

Mahasiswa Apresiasi Pt Socfindo Aek Pamienke, Wujudkan Generasi Emas  Dengan Salurkan Beasiswa Kepada 400 Siswa
Perkuat Sinergi Antar instansi, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kunjungi Bea Cukai
Geger Nasional Rumah Dinas Rasa Apartement, Copot Kalapas Cibinong !!
Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Datangi Imigrasi Depok, disambut langsung Kakanim Depok
Siapa Beri Izin Jual ? GOW – BANTEN Bawa Polemik Genteng SMP YPP Sobang ke Disdikpora Pandeglang
MIO Indonesia Dukung Ombudsman Bongkar Fasilitas Istimewa di Lapas Cibinong, Desak Dirjenpas Turun Tangan
Polda Banten Ungkap Hasil Identifikasi Korban Kapal Arupadhatu 1
PRESIDEN Perlu Mendorong Standard K3 PELABUHAN Secara Nasional, Jangan Tunggu Korban.

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Mahasiswa Apresiasi Pt Socfindo Aek Pamienke, Wujudkan Generasi Emas  Dengan Salurkan Beasiswa Kepada 400 Siswa

Selasa, 29 September 2026 - 15:18 WIB

Perkuat Sinergi Antar instansi, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kunjungi Bea Cukai

Minggu, 27 September 2026 - 13:16 WIB

Geger Nasional Rumah Dinas Rasa Apartement, Copot Kalapas Cibinong !!

Sabtu, 26 September 2026 - 11:47 WIB

Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Datangi Imigrasi Depok, disambut langsung Kakanim Depok

Sabtu, 26 September 2026 - 11:17 WIB

Siapa Beri Izin Jual ? GOW – BANTEN Bawa Polemik Genteng SMP YPP Sobang ke Disdikpora Pandeglang

Berita Terbaru