Home / TNI

Kontak Tembak di Maybrat, Tiga Anggota Kelompok Bersenjata OPM Dilaporkan Meninggal Dunia

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Maybrat, Papua Barat Daya – Tim Satgas Yonif 9 Marinir terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya di kawasan Sungai Frambu, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan laporan pendahuluan, kontak tembak terjadi sekitar pukul 09.10 WIT saat personel Satgas melaksanakan Operasi Badai Kasuari 3.10 sebagai bagian dari upaya pengamanan wilayah dan penanganan gangguan kelompok bersenjata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam peristiwa tersebut, tiga anggota kelompok bersenjata OPM dilaporkan terkena tembakan, dengan satu jenazah ditemukan di lokasi, sedangkan dua lainnya dilaporkan terbawa arus sungai dan masih dalam pencarian.

Baca Juga:  Culture Day Peserta Staffex SGS 2026 Ulik Budaya Indonesia Di Saung Angklung Udjo

Berdasarkan identifikasi awal, korban yang ditemukan diduga merupakan Manfred Fatem, Danops OPM Kodap IV/Sorong Raya. Dua orang lainnya diduga Anton Fatem dan Yesias Fatem. Identitas serta kondisi kedua orang tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Personel Satgas juga mengamankan satu pucuk senjata api jenis AK-101. Sementara itu, satu pucuk senjata api jenis Caracal dilaporkan terbawa arus sungai dan masih dalam pencarian. Tidak terdapat korban dari pihak TNI berdasarkan laporan sementara.

Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., menegaskan bahwa setiap pelaksanaan tugas harus dilakukan secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai ketentuan hukum, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas.

Baca Juga:  TNI Salurkan 368.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kalbar

“Setiap ancaman bersenjata yang membahayakan keselamatan masyarakat dan aparat harus ditangani secara tegas dan profesional. Namun tujuan utama kami adalah menciptakan ruang aman agar masyarakat dapat hidup tenang, pelayanan publik berjalan, dan kehidupan sosial kembali tumbuh. Kepada saudara-saudara yang masih berada di hutan, jalan damai tetap terbuka,” tegas Pangkoops.

Koops TNI Habema akan terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk menjaga keamanan wilayah serta memastikan perkembangan hasil operasi disampaikan berdasarkan fakta yang telah terverifikasi.

 

Berita Terkait

Tertib Administrasi Pertanahan, Lanud Husein Sastranegara Perkuat Pengamanan Aset Negara
Lanud Sjamsudin Noor Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan
Lanud Sjamsudin Noor Intensifkan Pembasahan Lahan untuk Cegah Karhutla Berulang
Kontak Tembak di Maybrat, Tiga Anggota Kelompok Bersenjata OPM Tewas
Wakil Panglima TNI Bagikan Sembako dan Tinjau Masak Kuali Merah Putih Bobon Santoso, Perkuat Kebersamaan TNI dan Rakyat
Wakil Panglima TNI Tutup Karya Bakti TNI TA 2026, Dorong Pemerataan Pembangunan di Pandeglang
Pendidikan Integratif Bentuk 269 Prajurit Taruna Matra Udara Menjadi Calon Perwira Berkarakter
RESPONS CEPAT KECELAKAAN KAPAL, TNI AL KERAHKAN KRI BUNG HATTA-370 CARI ABK KM KHATULISTIWA 8

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Tertib Administrasi Pertanahan, Lanud Husein Sastranegara Perkuat Pengamanan Aset Negara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Lanud Sjamsudin Noor Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Lanud Sjamsudin Noor Intensifkan Pembasahan Lahan untuk Cegah Karhutla Berulang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Kontak Tembak di Maybrat, Tiga Anggota Kelompok Bersenjata OPM Tewas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Wakil Panglima TNI Bagikan Sembako dan Tinjau Masak Kuali Merah Putih Bobon Santoso, Perkuat Kebersamaan TNI dan Rakyat

Berita Terbaru

Info Publik

SESULIT Apapun KONDISI PMI Pelayanan Kemanusiaan Harus Tetap Jalan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 19:19 WIB