JURNAL AKTUAL | KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menekankan pentingnya membudayakan kebiasaan menabung sejak dini kepada siswa sebagai bagian dari upaya mempersiapkan masa depan dan mendukung pencapaian cita-cita.
Imron menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peringatan Hari Indonesia Menabung 2026 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (26/8/2026).
Menurut dia, kebiasaan menabung perlu dikenalkan kepada anak-anak agar mereka memahami pentingnya mengelola uang sekaligus memiliki persiapan untuk memenuhi kebutuhan pada masa mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengapresiasi OJK Cirebon yang telah memberikan edukasi dan pendampingan kepada para siswa Sekolah Rakyat melalui kegiatan yang mengangkat tema “Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”.
“Terima kasih kepada OJK yang telah memberikan arahan dan pendidikan kepada anak-anak kita agar menabung menjadi budaya,” kata Imron.
Ia menilai menabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi menjadi salah satu bentuk persiapan bagi anak-anak dalam mewujudkan cita-cita yang ingin dicapai di kemudian hari.
“Menabung merupakan salah satu bentuk persiapan untuk meraih cita-cita yang akan datang,” ujarnya.
Karena itu, Imron meminta kebiasaan tersebut terus ditanamkan kepada anak-anak sejak usia sekolah, sehingga menjadi bagian dari kehidupan mereka dan membentuk sikap disiplin dalam mengelola keuangan.
“Jadi, menabung harus dibudayakan terhadap anak-anak kita,” tuturnya.
Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, mengatakan Hari Indonesia Menabung telah dicanangkan sejak 2019 sebagai salah satu bagian dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi OJK Cirebon, Bank Indonesia Cirebon, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Cirebon Raya, serta Perbarindo bersama BPR di wilayah Cirebon, Majalengka, dan Kuningan.
Agus menyebut Sekolah Rakyat dipilih karena para siswanya berasal dari kelompok desil 1 dan 2, sehingga edukasi literasi serta inklusi keuangan perlu diberikan sejak dini untuk membangun budaya menabung.
Dalam kegiatan tersebut, Perbarindo bersama lembaga jasa keuangan juga memberikan tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) kepada seluruh siswa Sekolah Rakyat. Setiap siswa menerima tabungan awal senilai Rp30.000.
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Diskominfo Kab Cirebon







