Wamentrans Viva Yoga Berharap APKLI MP Jadi Agregator Dan Offtaker Hasil Petani Transmigran

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Viva Yoga Mauladi berharap Asosiasi Usaha Kecil, Mikro, dan Pedagang Kaki Lima Indonesia Merah Putih (APKLI MP) dapat berperan sebagai agregator, pusat penghubung, sekaligus offtaker hasil produksi petani transmigran di seluruh Indonesia.

Harapan tersebut disampaikan Viva Yoga Mauladi saat menerima Ketua Umum APKLI MP dr. Ali Mahsun Atmo, M.Biomed. didampingi Ketua Harian, Ellif Krismawati, S.Si., M.M., di Kantor Kementerian Transmigrasi RI, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, Viva Yoga menekankan pentingnya membangun ekosistem ekonomi yang kuat dan terintegrasi bagi petani di kawasan transmigrasi. Pemanfaatan teknologi digital dinilai penting untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.

“Mas Dokter, saya berharap APKLI Merah Putih bisa menjadi agregator atau hub sekaligus offtaker hasil para petani transmigran di seluruh Indonesia. Ekosistem ekonomi petani transmigran harus diperkuat dengan teknologi digital agar memiliki akses dan jangkauan pasar yang lebih luas, ” tutur Viva Yoga.

Menurutnya, peran agregator diperlukan untuk menghubungkan petani dengan jaringan distribusi dan pasar secara lebih efektif. Sementara itu, keberadaan offtaker diharapkan dapat memberikan kepastian penyerapan hasil panen sehingga petani tidak hanya bergantung pada pola pemasaran konvensional.

Baca Juga:  Polisi Segera Periksa Terlapor dan Saksi Kasus Dugaan Sengketa Lahan di Jakut

“Dengan ekosistem yang semakin kuat dan akses pasar yang lebih luas, perekonomian petani transmigran diharapkan terus berkembang sehingga kehidupan mereka semakin maju dan sejahtera, ” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Viva Yoga juga menyatakan kesediaannya menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APKLI Merah Putih sekaligus pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat APKLI MP periode 2026 – 2031 yang dijadwalkan berlangsung di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta.

“Saya akan hadir pada Rakernas APKLI Merah Putih dan pengukuhan DPP APKLI MP periode 2026 – 2031 di SMESCO Jakarta, ” ujarnya.

Ketua Umum APKLI MP dr. Ali Mahsun Atmo menyambut baik harapan dan arahan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi dan APKLI MP dapat membuka peluang untuk menghubungkan hasil pertanian kawasan transmigrasi dengan jaringan UKM, pedagang pasar, dan pedagang kaki lima di berbagai daerah.

“Kami menyambut baik harapan Bapak Wakil Menteri Transmigrasi. APKLI Merah Putih siap membangun sinergi agar hasil petani transmigran memiliki akses pasar yang semakin luas, mata rantai distribusinya lebih efektif, dan nilai tambahnya dapat dirasakan langsung oleh petani, ” ujar Ali Mahsun.

Baca Juga:  Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah

Ia menambahkan, langkah tersebut membutuhkan pemetaan komoditas, kapasitas produksi, kontinuitas pasokan, standar mutu, sistem logistik, serta dukungan teknologi digital. Seluruh unsur tersebut diperlukan agar pola kemitraan dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan.

Ketua Harian APKLI MP Ellif Krismawati menyampaikan bahwa organisasi akan menindaklanjuti pembahasan tersebut melalui penyusunan konsep kerja sama dan program yang dapat dikolaborasikan dengan Kementerian Transmigrasi.

Pertemuan itu diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem ekonomi yang menghubungkan petani transmigran sebagai produsen dengan jaringan UKM dan PKL sebagai bagian dari pasar serta distribusi produk.

Melalui kolaborasi tersebut, hasil pertanian dari kawasan transmigrasi diharapkan dapat terserap secara optimal, memperoleh pasar yang lebih luas, dan memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan petani transmigran di seluruh Indonesia.

 

Berita Terkait

Posbinter Lobam Bersinergi Dengan PT. BIIE Tanam Mangrove, Wujud Kepedulian Terhadap Kelestarian Ekosistem Pesisir Bintan
Belajar dari Bogor dan Semarang: Menjaga Asa Trem Bali
Perkuat Keamanan Sungai Barito, Dankodaeral XIII Resmikan Posal Marabahan
Dorong UKM PKL Naik Kelas: Komitmen APKLI Merah Putih di Era Digital
𝗟𝗮𝗻𝗮𝗹 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗮𝗿𝗺𝗮𝘀𝗶𝗻 𝗦𝗮𝗺𝗯𝘂𝘁 𝗞𝘂𝗻𝗷𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗗𝗮𝗻𝗸𝗼𝗱𝗮𝗲𝗿𝗮𝗹 𝗫𝗜𝗜𝗜
Wakil Ketua MA RI Apresiasi Kiprah STIH Litigasi, Dorong Kolaborasi Pendidikan Hukum dan Peradilan
Indahnya Kebersamaan Pererat Persaudaraan Lintas Matra Andalan 88, Satu Hati, Satu Jiwa, Satu Rasa
Sinergi Untuk Negeri, Danlanal Dumai Bangun Kolaborasi Strategis di Kabupaten Pelalawan

Berita Terbaru

TNI

*TNI–ADF Laksanakan Latihan _Move Patrol_ dan _Ambush_, Tingkatkan Kemampuan Taktis di Keris Woomera 2026* (Puspen TNI). Prajurit TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (_Australian Defence Force_/ADF) melaksanakan latihan taktik patroli bergerak (_move patrol_) dan penghadangan (_ambush_) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jumat (16/10/2026). Prajurit Yonif 521/DY dipimpin Dantim Letda Inf Imanuel Lumingkewas, sementara personel ADF dipimpin Lt. Glare. Latihan ini meningkatkan kemampuan adaptasi, ketangkasan, dan respons cepat prajurit saat beroperasi di medan hutan pada tingkat regu. Dalam skenario _move patrol_, prajurit TNI dan ADF bergerak dalam formasi taktis terintegrasi melintasi area yang diasumsikan sebagai wilayah rawan musuh. Kedua pihak saling bertukar prosedur standar operasi dengan fokus pada kelancaran komunikasi saat merespons ancaman mendadak di sepanjang rute patroli. Integrasi pasukan kemudian diuji melalui eksekusi penghadangan dan prosedur konsolidasi setelah penghadangan (_post-ambush action_). Latihan ini menjadi momentum bagi TNI dan ADF untuk memperkuat interoperabilitas di tingkat taktis. Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI meningkatkan profesionalisme prajurit, sekaligus menjadi wujud diplomasi militer Indonesia dalam mempererat kepercayaan dan hubungan bilateral di kawasan Indo-Pasifik. #tniprima #keriswoomera2026 Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Inf Agus Susanto, S.E., M.M.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Posbinter Lobam Bersinergi Dengan PT. BIIE Tanam Mangrove, Wujud Kepedulian Terhadap Kelestarian Ekosistem Pesisir Bintan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Wamentrans Viva Yoga Berharap APKLI MP Jadi Agregator Dan Offtaker Hasil Petani Transmigran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Perkuat Keamanan Sungai Barito, Dankodaeral XIII Resmikan Posal Marabahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Dorong UKM PKL Naik Kelas: Komitmen APKLI Merah Putih di Era Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:50 WIB

𝗟𝗮𝗻𝗮𝗹 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗮𝗿𝗺𝗮𝘀𝗶𝗻 𝗦𝗮𝗺𝗯𝘂𝘁 𝗞𝘂𝗻𝗷𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗗𝗮𝗻𝗸𝗼𝗱𝗮𝗲𝗿𝗮𝗹 𝗫𝗜𝗜𝗜

Berita Terbaru

TNI

*TNI–ADF Laksanakan Latihan _Move Patrol_ dan _Ambush_, Tingkatkan Kemampuan Taktis di Keris Woomera 2026* (Puspen TNI). Prajurit TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (_Australian Defence Force_/ADF) melaksanakan latihan taktik patroli bergerak (_move patrol_) dan penghadangan (_ambush_) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jumat (16/10/2026). Prajurit Yonif 521/DY dipimpin Dantim Letda Inf Imanuel Lumingkewas, sementara personel ADF dipimpin Lt. Glare. Latihan ini meningkatkan kemampuan adaptasi, ketangkasan, dan respons cepat prajurit saat beroperasi di medan hutan pada tingkat regu. Dalam skenario _move patrol_, prajurit TNI dan ADF bergerak dalam formasi taktis terintegrasi melintasi area yang diasumsikan sebagai wilayah rawan musuh. Kedua pihak saling bertukar prosedur standar operasi dengan fokus pada kelancaran komunikasi saat merespons ancaman mendadak di sepanjang rute patroli. Integrasi pasukan kemudian diuji melalui eksekusi penghadangan dan prosedur konsolidasi setelah penghadangan (_post-ambush action_). Latihan ini menjadi momentum bagi TNI dan ADF untuk memperkuat interoperabilitas di tingkat taktis. Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI meningkatkan profesionalisme prajurit, sekaligus menjadi wujud diplomasi militer Indonesia dalam mempererat kepercayaan dan hubungan bilateral di kawasan Indo-Pasifik. #tniprima #keriswoomera2026 Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Inf Agus Susanto, S.E., M.M.

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:00 WIB