Menhut Raja Antoni : Hotspot Naik, Kalbar-Kalteng Jadi Prioritas

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jurnalaktual.com | | Jakarta : Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni mengatakan tren hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah kembali meningkat setelah sebelumnya menurun. Kondisi tersebut membuat kedua provinsi menjadi prioritas utama penanganan karhutla secara nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Setelah kemarin semua 6 provinsi yang prioritas trennya turun, namun hari ini Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah menunjukkan kembali hotspot yang meningkat. Artinya, prioritas utama sekarang ini secara nasional tetap Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah,” kata Menhut Raja Antoni, usai peninjauan karhutla di Jambi, Rabu (2/9/2026)

 

Menhut Raja Antoni mengatakan dirinya dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, akan turun ke Pontianak untuk kembali memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Barat. Pertemuan tersebut akan melibatkan Gubernur, Kapolda, dan Pangdam.

Baca Juga:  Menhut Ucapkan Terima Kasih : Keikhlasan Keluarga Kuatkan Manggala Agni Hadapi Karhutla

 

“Oleh karena itu besok, kami ke Pontianak untuk bertemu kembali dengan seluruh stakeholder yang ada, dengan Pak Gubernur, Kapolda, Pangdam ya, merapatkan barisan kembali, melakukan evaluasi sekaligus membuat rencana apa yang bisa kita lakukan untuk mitigasi,” ujar Menhut Raja Antoni.

 

Menurut Menhut Raja Antoni, koordinasi tersebut dilakukan untuk mendorong penurunan kembali angka hotspot maupun fire spot yang telah diverifikasi. “Dan memastikan kembali, mendorong kembali agar angka baik itu apa namanya hotspot maupun fire spot yang sudah diverifikasi dapat turun. Jadi dua itu ya yang masih jadi masalah,” katanya.

Baca Juga:  Menhut Raja Antoni : Penanganan Karhutla Riau Jadi Contoh yang Baik

 

Menhut Raja Antoni juga mengingatkan bahwa penanganan karhutla masih membutuhkan kewaspadaan bersama. Ia menyebut bahwa puncak El Nino berada di September ini, sehingga perlu adanya kerjasama dari berbagai pihak dalam pencegahan dan penanganan karhutla.

 

Berdasarkan data Sipongi milik Kementerian Kehutanan, data per cut off 1 September hotspot di Kalimantan Barat dari sebelumnya 273 menjadi 859, Kalimantan Tengah dari 253 menjadi 623, Sumatera Selatan dari 20 menjadi 89, Kalimantan Selatan dari 22 menjadi 73, Riau tetap pada posisi 0, sementara Jambi dari 0 menjadi 4 titik hotspot.

 

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

 

Reporter : Edo Lembang

Berita Terkait

Jenderal (Purn) Pol Agus Andrianto Hadiri Mubes ke 6 Dan Harlah ke 46 Putra Jawa Kelahiran Sumatera Puja kesuma
Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni : Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Manggala Agni Kemenhut
Menhut Raja Antoni : Banpres Karhutla Bukti Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat Sumsel
Ancaman Krisis Ekonomi hingga Kepercayaan Pasar: Imbas Sorotan Jual-Beli Jabatan di Kementerian Keuangan
Diduga Capai Rp100 Miliar, Isu Jual-Beli Jabatan di Kemenkeu Ancam Stabilitas Pasar dan IHSG
Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kalbar, Menhut Raja Antoni Dampingi 

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:58 WIB

Jenderal (Purn) Pol Agus Andrianto Hadiri Mubes ke 6 Dan Harlah ke 46 Putra Jawa Kelahiran Sumatera Puja kesuma

Jumat, 18 September 2026 - 10:12 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Jumat, 18 September 2026 - 09:56 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni : Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Kamis, 17 September 2026 - 13:01 WIB

Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Manggala Agni Kemenhut

Selasa, 15 September 2026 - 22:07 WIB

Menhut Raja Antoni : Banpres Karhutla Bukti Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat Sumsel

Berita Terbaru