Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kalbar, Menhut Raja Antoni Dampingi 

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

jurnalaktual.com | | Jakarta : Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar). Dalam kunjungan tersebut, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni turut mendampingi Wapres mulai dari Posko Penanganan Karhutla di Lanud Supadio hingga meninjau di Desa Sungai Malaya, Kabupaten Kubu Raya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan penanganan karhutla di Kalbar, termasuk kesiapan unsur yang terlibat dalam pengendalian kebakaran, Kamis (10/9/2026) malam. Usai mendatar di Pontianak Wapres Gibran didampingi Menhut Raja Juli langsung melakukan rakor karhutla bersama pemerintah daerah.

 

Dari Posko Lanud Supadio, Wapres Gibran melihat koordinasi penanganan yang dilakukan pemerintah bersama jajaran terkait.

 

Baca Juga:  Cegah Karhutla Berdampak ke Satwa, Menhut Raja Antoni Perkuat Gerak Cepat Rescue

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Desa Sungai Malaya, Kubu Raya. Wapres Gibran dan Menhut Raja Antoni meninjau kondisi lapangan di wilayah yang menjadi titik rawan karhutla serta melihat upaya penanganan yang dilakukan petugas.

 

Peninjauan lapangan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi pemerintah dalam menghadapi karhutla di Kalbar. Penanganan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, BNPB, Manggala Agni Kemenhut, hingga masyarakat.

 

Wapres Gibran bersama Menhut Raja Antoni melihat dan berkomunikasi dengan petugas di lapangan yang tengah memadamkan api. Wapres Gibran menyampaikan terima kasih dan meminta agar tim yang bertugas tetap menjaga keselamatan dan kesehatan.

 

“Terima kasih ya Pak, Terima kasih semua. Sampaikan semua kepada timnya jangan sampai ada yang kelelahan, jangan sampe kecapean, terima kasih ya pak terima kasih,” kata Gibran.

Baca Juga:  Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

 

Menhut Raja Antoni sebelumnya juga menegaskan penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak berhenti ketika titik panas menurun. Khusus di lahan gambut, proses pemadaman dan pendinginan perlu dilakukan secara intensif karena api dapat kembali muncul meski tidak lagi terlihat di permukaan.

 

Kehadiran Wapres Gibran bersama Menhut Raja Antoni di lokasi juga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Barat, termasuk memastikan upaya pemadaman dan pencegahan terus berjalan di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran.

 

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

 

Reporter : Edo Lembang

Berita Terkait

Cegah Karhutla Berdampak ke Satwa, Menhut Raja Antoni Perkuat Gerak Cepat Rescue
Penegakan Hukum Karhutla, Menhut Raja Antoni Segel Lokasi di Lapangan
Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar
Potensi Awan Hujan Terbuka 4-8 September, OMC Dimaksimalkan di Kalbar
Menhut Ucapkan Terima Kasih : Keikhlasan Keluarga Kuatkan Manggala Agni Hadapi Karhutla
Menhut Raja Antoni Pantau Langsung Karhutla Kubu Raya Kalbar, Pendinginan Dimassifkan
Potensi Awan Hujan 10-15 September di Jambi Meluas, Pemerintah Perkuat OMC
Menhut Raja Antoni : September Jadi Ladang Perjuangan, Karhutla Harus Ditangani Bersama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:37 WIB

Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kalbar, Menhut Raja Antoni Dampingi 

Rabu, 9 September 2026 - 18:59 WIB

Cegah Karhutla Berdampak ke Satwa, Menhut Raja Antoni Perkuat Gerak Cepat Rescue

Rabu, 9 September 2026 - 18:26 WIB

Penegakan Hukum Karhutla, Menhut Raja Antoni Segel Lokasi di Lapangan

Jumat, 4 September 2026 - 23:02 WIB

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:31 WIB

Potensi Awan Hujan Terbuka 4-8 September, OMC Dimaksimalkan di Kalbar

Berita Terbaru